Tragedi di Jalan Raya Sumber Brantas: Longsor Tewaskan Satu Korban, Akses Jalan Lumpuh Total

harianmerahputih.id
Longsor terjadi di Jalan Raya Sumber Brantas, kawasan hutan Raden Soerjo, Blok Watulumpang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Kamis (3/4/2025) siang

MERAHPUTIH I MOJOKERTO - Hujan deras yang mengguyur kawasan hutan Raden Soerjo, Blok Watulumpang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (3/4/2025) siang, membawa petaka. Tebing setinggi 50 meter runtuh tiba-tiba, menerjang dua kendaraan yang tengah melaju di Jalan Raya Sumber Brantas. Akses jalan pun tertutup total, memutus jalur antara Mojokerto dan Cangar, Kota Batu.

Musibah ini terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Rekaman dari kendaraan di belakang memperlihatkan detik-detik tebing longsor, tanah dan bebatuan seolah mengamuk, menghantam sebuah pikap putih bernomor polisi S 9137 NI dan sebuah minibus. Kedua kendaraan nahas itu langsung tertimbun dalam hitungan detik.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Kabar bencana ini pun menyebar cepat di media sosial. Akun @malangraya_info mengunggah peringatan bagi pengendara. "Bagi warga diimbau mencari jalur alternatif lain. Tetap waspada ketika berkendara," tulis unggahan tersebut.

Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan Kota Batu, Tahura, relawan, kepolisian, TNI, dan berbagai instansi terkait, segera bergerak. Evakuasi berlangsung di tengah kondisi hujan yang masih mengguyur kawasan tersebut. Butuh lebih dari dua jam bagi tim penyelamat untuk menemukan satu korban di dalam mobil pribadi. Sayangnya, ia telah meninggal dunia.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Jasad korban segera dievakuasi menggunakan ambulans relawan menuju RSUD Sumberglagah, Pacet, untuk proses lebih lanjut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Yo’ie Afrida Soesetyo Djati, menjelaskan bahwa penyebab utama longsor ini adalah hujan berintensitas tinggi sejak pukul 10.00 WIB. "Saluran air kecil di atas tebing tersumbat ranting-ranting, menyebabkan tanah tergerus hingga akhirnya longsor," terangnya.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Yo’ie menambahkan, material longsor menutup jalan sepanjang 50 meter dengan ketebalan hingga 30 meter. “Meskipun cuaca masih hujan, petugas gabungan tetap melanjutkan proses evakuasi,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pembersihan material longsor masih terus dilakukan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi longsor susulan di kawasan rawan bencana ini. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru