MERAHPUTIH I SURABAYA - Aroma libur Lebaran membawa angin segar bagi dunia pariwisata, dan Kebun Binatang Surabaya (KBS) kembali membuktikan dirinya sebagai magnet utama bagi para pelancong keluarga. Sejak Hari Raya Idulfitri 31 Maret lalu, hingga Sabtu (5/4/2025), KBS sudah dikunjungi tak kurang dari 72.500 orang.
Hari kelima pascalebaran menjadi salah satu puncak kunjungan. Menurut data internal, hingga pukul 14.00 WIB, jumlah pengunjung sudah menyentuh angka 18.000 orang, dan diperkirakan terus bertambah hingga sore hari. "Kalau cuaca bersahabat, kami optimistis bisa tembus 20.000 pengunjung hari ini," ujar Lintang Ratri Sunarwidhi, Kepala Seksi Humas KBS.
Baca juga: Tiket Kereta Api Libur Nataru Mulai Diserbu, KAI Siapkan Operasi Khusus Jelang
Fenomena serbuan wisatawan ini bukan tanpa alasan. KBS terus menghadirkan inovasi baru untuk menarik perhatian, mulai dari wahana-wahana kekinian seperti Rainbow Slide dan Bioskop 7 Dimensi, hingga zona edukatif Kids Zoo yang memungkinkan si kecil berinteraksi langsung dengan satwa.
"Rainbow Slide jadi idola baru. Anak-anak dan orang tua antre panjang sejak pagi," ungkap Lintang. Tak hanya itu, pengalaman eksotis seperti menunggang gajah dan unta masih menjadi favorit tak tergantikan.
Liburan kali ini, KBS juga memperkenalkan anggota baru dalam keluarga satwanya. Di antaranya, hiu sirip hitam yang langsung mencuri perhatian, serta deretan burung eksotis seperti kakatua gala, cendrawasih, makau hijau, dan burung unta. “Hiu sirip hitam adalah kejutan khusus Lebaran kami,” ujar Lintang penuh semangat.
Melihat antusiasme yang terus meningkat, manajemen KBS memutuskan untuk memperpanjang event Lebaran yang sebelumnya dijadwalkan berakhir 8 April, kini menjadi hingga 13 April 2025. "Masih banyak keluarga yang belum sempat liburan. Kami ingin tetap hadir untuk mereka," tambahnya.
Tak hanya dari Surabaya dan sekitarnya, wisatawan yang datang ke KBS juga tercatat berasal dari luar pulau, bahkan wisatawan mancanegara meski hanya dua persen dari total kunjungan.
Lintang juga mengungkapkan bahwa hampir separuh pengunjung kini lebih memilih masuk melalui Tunnel TIJ-KBS, terutama mereka yang datang dalam rombongan dengan bus pariwisata besar.
Selain beragam wahana dan satwa, KBS pun menyuguhkan pertunjukan seni budaya khas Nusantara. Tarian Jaranan, Reog, hingga atraksi Barongsai tampil meriah di area terbuka kebun binatang. "Kolaborasi dengan Disbudporapar Surabaya ini jadi daya tarik tersendiri. Setiap tampil, selalu ramai," tutur Lintang.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Tinjau KBS, Siapkan Wahana Baru hingga Impian Hadirkan Panda Merah dan Gorila
Kendati cuaca sempat tidak bersahabat, semangat para pengunjung tetap menyala. "Hujan datang lebih awal hari ini, tapi tak menyurutkan langkah para wisatawan. Justru makin ramai," pungkasnya.
Dengan sisa waktu libur yang masih beberapa hari ke depan, KBS menatap optimistis. Target 100.000 pengunjung selama libur Lebaran tampaknya bukan sekadar impian. (red)
Editor : prass prasetyo