Presiden Prabowo Panen Raya di Majalengka, Tegaskan Tanpa Pangan Tak Ada Negara

harianmerahputih.id
Presiden RI Prabowo Subianto melaksanakan panen raya dengan menggunakan alat panen modern di Desa Randegan Wetan Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4)

MERAHPUTIH I MAJALENGKA - Langkah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terasa mantap saat ia turun langsung ke pematang sawah di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4). Ditemani riuh tepuk tangan para petani, Presiden mengoperasikan alat panen modern “combine harvester”, membuka secara simbolis Panen Raya Nasional yang digelar serentak di 14 provinsi dan 156 kabupaten/kota di Indonesia.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Di balik butiran padi yang jatuh ke bak mesin, ada pesan kuat yang ingin ditegaskan Presiden: ketahanan pangan adalah soal hidup mati bangsa. “Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan, tidak ada negara. Saya sudah katakan berkali-kali,” ucap Prabowo lantang di hadapan ribuan petani yang hadir, sebagaimana ditayangkan dalam unggahan video YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Presiden Prabowo–Ratu Maxima Bahas Akselerasi Inklusi Finansial, Indonesia Siapkan Terobosan Kebijakan

Dalam balutan kemeja putih dan topi lapangan, Presiden tampak penuh semangat. Ia tidak hanya turun ke sawah, tetapi juga menyaksikan secara langsung transaksi pembelian gabah antara petani dan Perum Bulog. Dukungan pemerintah terhadap petani bukan sebatas kata, tapi diwujudkan dalam aksi nyata.

Usai panen, Prabowo berdialog hangat dengan para petani. Tak hanya dari Majalengka, percakapan juga tersambung secara daring dengan petani dari berbagai daerah lain yang tengah melaksanakan panen raya. Mereka berbagi cerita tentang tantangan di lapangan, semangat bercocok tanam, dan harapan agar harga gabah tetap stabil.

Dalam sambutannya, Prabowo memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah menjaga stabilitas pangan nasional, terutama selama Ramadan dan Idulfitri. Ia juga memuji para menteri dan aparat yang bekerja tanpa lelah.

Baca juga: Peresmian Lima Infrastruktur Baru: Prabowo Tegaskan Konektivitas Jadi Tulang Punggung Pemerataan

“Setiap kali saya cari, beliau ada di sawah, di Kalimantan Barat, Merauke, Lampung. Semua turun ke lapangan,” ujarnya bangga.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dalam laporannya, menyebut panen raya kali ini merupakan hasil dari kebijakan pro petani yang konsisten dijalankan pemerintah. Stok beras nasional, kata Mentan, telah menembus 2,4 juta ton dan berpotensi mencapai 3 juta ton di akhir bulan, angka tertinggi dalam dua dekade terakhir.

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia, Simbol Persahabatan Jakarta–Abu Dhabi

Selain Menteri Pertanian, hadir pula dalam acara tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri PUPR Dody Hanggodo, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Panen raya kali ini bukan hanya soal memanen padi, tapi juga memanen kepercayaan: bahwa negara hadir untuk petani, dan bahwa kekuatan bangsa dimulai dari ladang-ladang yang subur di pelosok desa. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru