MERAHPUTIH I BANDUNG - Saat mentari pagi mulai menembus tribun-tribun megah Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Rabu, 9 April 2025, aura keseriusan langsung terasa dari langkah kaki para pemain PERSIB. Di antara mereka, sang bek tangguh asal Belanda, Nick Kuipers, tampil sebagai sosok yang mencerminkan ketenangan, sekaligus tekad yang membara. Ia tahu, laga melawan Borneo FC pada Jumat, 11 April 2025 mendatang bukan sekadar pertandingan biasa.
Persib Bandung saat ini tengah berada di posisi puncak klasemen sementara Liga 1 2024/2025 dengan koleksi 57 poin—unggul cukup nyaman, delapan angka di atas Dewa United yang menguntit di posisi kedua. Namun Kuipers dan rekan-rekannya tak ingin terlena. Mereka tahu, mempertahankan puncak klasemen justru lebih berat ketimbang merebutnya.
Baca juga: Persebaya Gaspol ke Lampung, Uston Pastikan Skuad Tetap Bugar Meski Jadwal Melelahkan
"Saya rasa persiapannya sangat bagus. Kami memiliki waktu yang cukup panjang untuk membenahi dan mematangkan segalanya. Ini akan jadi laga penting, mungkin salah satu yang paling penting musim ini. Jadi kami pastikan semuanya dalam kondisi siap tempur," ujar Kuipers dengan sorot mata tajam.
Pertandingan pekan ke-28 yang akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda itu memang menyimpan tantangan besar. Selain menghadapi tekanan dari tuan rumah yang tengah memburu poin krusial, PERSIB juga harus menambal beberapa lubang dalam skuad mereka.
Dua pilar utama, Marc Klok dan Mohammad Edo Febriansah, harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Sementara duet penyerang David da Silva dan Gervane Kastaneer juga dipastikan menepi karena cedera. Belum lagi deretan nama lain seperti Dimas Drajad, Dedi Kusnandar, Febri Hariyadi, Rezaldi Hehanussa, dan Rachmat Irianto yang lebih dulu berada di ruang perawatan.
Namun, alih-alih mengeluh, Kuipers justru menebar optimisme.
Baca juga: PERSIB Langsung Terbang ke Surabaya, Siapkan Diri Hadapi Madura United di Tengah Padatnya Jadwal
"Tentu saja, mereka adalah pemain-pemain penting. Tapi kami tidak hanya bergantung pada individu. Ini tentang kolektivitas. Kami punya kedalaman skuad yang bagus. Ada banyak pemain lain yang siap unjuk gigi," katanya.
Bek berpostur tinggi itu menegaskan, siapa pun yang bermain, tujuan mereka tetap satu: membawa pulang tiga poin dari Samarinda. Bagi Kuipers, yang terpenting adalah kekompakan dan semangat kebersamaan yang telah menjadi nafas PERSIB sepanjang musim.
"Saya tidak terlalu peduli siapa yang akan diturunkan. Yang terpenting, kami tetap solid sebagai satu tim. Itulah kekuatan kami. Kami datang untuk menang," pungkasnya dengan senyum percaya diri.
Baca juga: Lion City Sailors Kalahkan Persib 3-2, Perebutan Tiket 16 Besar Grup G Memanas
Kini, sorotan tertuju ke Stadion Segiri. Di tengah atmosfer Samarinda yang panas dan tekanan dari ribuan pendukung Borneo FC, PERSIB akan diuji. Namun dengan semangat juang yang tak pernah padam dan bekal persiapan matang, tim asuhan pelatih Bojan Hodak itu siap bertarung demi mempertahankan tahta.
Liga 1 belum selesai, tetapi langkah menuju tangga juara semakin nyata. Dan bagi Nick Kuipers dan PERSIB, setiap laga adalah final—termasuk Jumat nanti di Samarinda. (red)
Editor : prass prasetyo