Kembali ke Lapangan Setelah 7 Bulan Absen, Febri Hariyadi Siap Tempur Demi PERSIB

harianmerahputih.id
Gelandang PERSIB, Febri Hariyadi menjalani latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa, 8 April 2025. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

MERAHPUTIH I BANDUNG - Setelah melewati masa pemulihan panjang selama hampir tujuh bulan, gelandang PERSIB Bandung, Febri Hariyadi, akhirnya kembali merumput. Pemain yang akrab disapa Bow itu tampak mengikuti sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa, 8 April 2025. Momen tersebut menjadi titik balik yang sangat emosional bagi pemain jebolan Diklat Persib tersebut, setelah cedera parah yang memaksanya menepi sejak pertengahan 2024.

Cedera tersebut diderita Febri pada pertandingan melawan Persis Solo di ajang Piala Presiden 2024. Saat itu, diagnosis dokter mengharuskannya menjalani tindakan operasi, dilanjutkan dengan proses rehabilitasi intensif. Rentang waktu yang panjang tak hanya menguras fisik, tetapi juga menguji mentalitas salah satu winger tercepat di kompetisi Liga 1 ini.

Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1

"Mulai kemarin, semua berjalan lancar, tidak ada kendala apapun. Saya berharap, ke depannya bisa kembali dipersiapkan tim pelatih untuk menghadapi pertandingan," ujar Febri saat ditemui usai latihan di GBLA, Rabu, 9 April 2025. "Mungkin untuk sekarang ketika tim akan menghadapi Borneo FC, saya tidak ikut. Setelah itu, saya gabung full dengan tim.”

Dalam dua hari pertama ini, Febri memang belum mengikuti seluruh rangkaian latihan penuh bersama rekan-rekannya. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi fisiknya terus mengalami peningkatan yang signifikan. Harapannya, dalam waktu dekat ia bisa tampil maksimal dalam program latihan intensif dan segera kembali bermain di pertandingan resmi.

“Tentunya tidak mudah, karena memang tujuh bulan bukan waktu yang sebentar. Jadi, perlu ekstra sabar, dan ekstra kerja keras. Setelah tujuh bulan menepi, tentunya perlu benar-benar adaptasi supaya bisa kembali ke performa terbaik," kata pemain kelahiran Bandung tersebut.

Kembalinya Febri disambut hangat tidak hanya oleh jajaran pelatih dan rekan-rekan setimnya, tetapi juga oleh para Bobotoh—pendukung setia PERSIB—yang selama ini merindukan aksinya di sisi sayap lapangan. Bow dikenal sebagai salah satu pemain lokal paling eksplosif yang dimiliki Maung Bandung. Kecepatan, akselerasi, dan kemampuan duel satu lawan satu membuatnya menjadi andalan sejak beberapa musim terakhir.

Baca juga: PERSIB Fokus Menatap Kebangkitan, Klok: “Dua Pekan ke Depan Penentu!”

Namun, Bow tak ingin gegabah. Ia menyadari pentingnya pemulihan total agar bisa tampil maksimal, terutama di fase krusial Liga 1 2024/2025 yang tinggal menyisakan tujuh pertandingan lagi. Ia memasang target pribadi untuk dapat berkontribusi langsung di sisa laga tersebut, terutama dalam upaya PERSIB meraih posisi terbaik di klasemen akhir.

"Motivasi saya di sisa pertandingan ini ingin main tentunya. Mudah-mudahan, saya juga bisa berada di top stamina di tujuh pertandingan terakhir. Mudah-mudahan, saya juga bisa bermain," ungkapnya penuh semangat.

Kondisi tim yang tengah berjuang meraih konsistensi juga menjadi pemacu semangat tambahan bagi Febri. Ia menegaskan bahwa dirinya siap kembali bertarung demi lambang di dada. Di saat tim membutuhkan suntikan kreativitas dan kecepatan di lini serang, Febri bisa menjadi solusi segar yang ditunggu-tunggu.

Baca juga: PERSIB Langsung Gaspol di Surabaya, Tanpa Pulang ke Bandung demi Persiapan Hadapi Madura United

Kehadiran kembali Febri juga menjadi sinyal positif bagi pelatih Bojan Hodak dalam menyusun strategi jelang akhir musim. Dengan pengalaman dan naluri bermain khasnya, Bow diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata, baik sebagai starter maupun pemain pengganti yang mampu mengubah jalannya pertandingan.

Di tengah persaingan ketat menuju zona kompetisi Asia, kembalinya Febri Hariyadi bisa menjadi kunci kebangkitan PERSIB. Dan bagi sang pemain sendiri, momen ini adalah awal dari sebuah pembuktian: bahwa dengan kesabaran, kerja keras, dan dukungan penuh, mimpi untuk kembali bersinar di lapangan hijau bisa kembali terwujud. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru