MERAHPUTIH I SAMARINDA — Atmosfer panas Stadion Segiri kembali bergelora. Kali ini, PERSIB Bandung bersiap menghadapi ujian berat di markas Borneo FC dalam lanjutan pekan ke-28 Liga 1 2024/2025, Jumat, 11 April 2025. Laga ini bukan sekadar adu strategi, melainkan duel penuh tantangan setelah jeda kompetisi hampir sebulan lamanya.
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menyadari sepenuhnya bahwa laga tandang ini tidak akan berjalan mudah. Namun, pria Kroasia itu bukan sosok yang mudah gentar.
“Kami tahu, ini akan jadi pertandingan yang sulit,” ujar Hodak usai memimpin sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu, 9 April 2025. “Tapi kami akan berusaha memberikan yang terbaik dan meraih hasil positif.”
Tak hanya menghadapi tim tuan rumah yang sedang dalam tren apik, PERSIB juga datang ke Samarinda dengan sejumlah keterbatasan. Beberapa pemain pilar harus menepi, entah karena cedera maupun akumulasi kartu kuning. Absennya mereka tentu meninggalkan lubang di lini permainan, namun Hodak tetap menatap laga ini dengan kepala tegak.
“Persiapan kami berjalan baik sejauh ini. Kami memang kehilangan beberapa pemain karena cedera dan hukuman, tapi itu bagian dari sepak bola,” ucapnya, dengan nada datar yang menyiratkan keyakinan. “Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Kami akan berangkat, kami siap untuk pertandingan ini. Kita akan lihat nanti.”
Bagi Hodak, tak ada waktu untuk meratapi apa yang tak bisa ia ubah. Sebaliknya, jeda panjang justru dimanfaatkan untuk membenahi ritme dan konsistensi permainan tim. Ia menekankan pentingnya fokus dan mentalitas juang, terutama saat bertandang ke markas tim yang terkenal tangguh di kandang.
Baca juga: PERSIB Bidik Kebangkitan di Pamekasan, Andrew Jung: “Saatnya Bangkit dan Fokus Penuh!”
Di sisi lain, Borneo FC bukan lawan yang bisa dianggap enteng. Anak asuh Pieter Huistra masih nyaman bertengger di papan atas klasemen, dengan permainan agresif dan solid di segala lini. Namun, Hodak percaya, dengan semangat dan strategi yang tepat, PERSIB punya kans mencuri poin dari Samarinda.
“Setiap pertandingan adalah cerita baru. Kami datang dengan tekad, dan itu yang akan kami bawa ke lapangan nanti,” ujarnya.
Laga ini akan menjadi pembuktian sejauh mana kekuatan mental dan kedalaman skuad PERSIB dalam menghadapi tekanan. Tak hanya sebagai momen kebangkitan pasca-jeda, tetapi juga sebagai tolok ukur apakah ambisi Pangeran Biru untuk bersaing di papan atas bisa terus terjaga.
Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1
Segiri siap jadi saksi. Samarinda menanti cerita baru. Dan Bojan Hodak, bersama pasukannya, siap menuliskannya. (red)
Editor : prass prasetyo