Baca juga: Lion City Sailors Kalahkan Persib 3-2, Perebutan Tiket 16 Besar Grup G Memanas
MERAHPUTIH I SAMARINDA — Di tengah badai absennya sejumlah pilar utama, PERSIB Bandung menunjukkan karakter petarungnya saat menantang sang pemuncak klasemen sementara, Borneo FC Samarinda, dalam laga pekan ke-28 Liga 1 2024/25, Jumat (11/4) malam. Bermain di Stadion Segiri yang terkenal angker bagi tim tamu, Maung Bandung berhasil membawa pulang satu poin berharga usai bermain imbang 2-2.
Meski tak tampil dengan skuad terbaiknya, PERSIB sempat membuat kejutan dengan membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu. Pelatih Bojan Hodak mengaku puas dengan perjuangan anak asuhnya, bahkan menyebut hasil akhir sebagai gambaran keadilan atas kondisi yang dihadapi timnya.
“Saya sudah prediksi pertandingan ini akan sangat berat. Banyak pemain absen, dan kami kehilangan sejumlah elemen penting dalam starting line-up. Tapi melihat bagaimana para pemain berjuang di lapangan, saya rasa hasil imbang ini adalah hasil yang adil,” ujar Hodak dalam konferensi pers usai laga.
Laga berlangsung dengan tempo tinggi sejak peluit pertama. Borneo FC membuka keunggulan lebih dulu melalui gol striker tajam mereka, Manuel Peralta, pada menit ke-28. Suasana Stadion Segiri pun sempat membara, ketika Peralta sukses menaklukkan Teja Paku Alam usai memanfaatkan celah kecil di lini belakang PERSIB.
Namun, tim tamu menunjukkan mental baja. Lima menit jelang turun minum, Tyronne del Pino menyamakan kedudukan lewat aksi individu yang memukau. Dan belum genap lima menit babak kedua berjalan, gelandang asal Spanyol itu kembali mencatatkan namanya di papan skor, membawa PERSIB berbalik unggul 2-1.
“Tyronne bermain luar biasa malam ini. Dia menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang bisa diandalkan di saat-saat krusial,” kata Hodak memuji anak asuhnya.
Baca juga: PERSIB Tahan Gempuran Lion City Sailors, Babak Pertama Berakhir 1-1
Sayangnya, keunggulan tersebut tak bertahan hingga akhir. Pada menit ke-86, Peralta kembali jadi mimpi buruk pertahanan PERSIB. Gol keduanya memaksa laga berakhir dengan skor 2-2. Sontak, ribuan pendukung Pesut Etam yang memadati stadion pun bersorak, meski sempat dibuat tegang oleh perlawanan gigih tim tamu.
Hodak mengakui, satu poin dari Samarinda adalah modal penting bagi PERSIB yang kini tengah berjuang memperbaiki posisi di papan klasemen. Ia juga membawa kabar gembira: dua pemain kunci, Marc Klok dan Edo Febriansah, akan kembali tersedia pada laga berikutnya melawan Bali United.
“Untuk laga selanjutnya, kami punya beberapa opsi baru. Klok dan Edo sudah bisa bermain. Ini akan memberi kami lebih banyak pilihan untuk menyusun line-up terbaik,” ungkap Hodak.
Kembalinya dua pemain inti itu jelas menjadi angin segar bagi Hodak yang belakangan harus putar otak menyusun tim akibat cedera dan akumulasi kartu pemain.
Baca juga: Target Juara Grup G, Saddil Tegaskan PERSIB Akan Tempur Total di Markas Lion City Sailors
Meski hasil imbang ini membuat langkah PERSIB menuju zona empat besar belum sepenuhnya aman, performa penuh semangat melawan Borneo FC memberikan harapan bahwa Maung Bandung belum habis. Hodak pun menegaskan bahwa timnya akan terus berbenah demi meraih hasil maksimal di sisa musim.
“Kami tahu tantangan ke depan masih berat, tapi saya percaya dengan semangat yang ditunjukkan pemain, kami bisa melangkah lebih jauh,” pungkas pelatih asal Kroasia itu.b(red)
Editor : prass prasetyo