Tanpa Tyronne del Pino, PERSIB Hadapi Laga Krusial Kontra Bali United dengan Optimisme Baru

harianmerahputih.id
Gelandang PERSIB, Tyronne del Pino. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

MERAHPUTIH I BANDUNG - PERSIB Bandung kembali dihadapkan pada ujian berat dalam perburuan gelar Liga 1 2024/2025. Pada pekan ke-29, skuad asuhan Bojan Hodak dipastikan tidak akan diperkuat oleh sang maestro lini tengah, Tyronne del Pino, saat menjamu Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat, 18 April 2025.

Ketiadaan Del Pino menjadi kehilangan besar bagi Maung Bandung. Gelandang serang asal Spanyol itu harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning usai menerima kartu keempat saat menghadapi Borneo FC di Samarinda, 11 April lalu. Sebelumnya, ia telah diganjar kartu serupa saat bersua Dewa United, Persis Solo, dan Arema FC.

Baca juga: Persebaya Gaspol ke Lampung, Uston Pastikan Skuad Tetap Bugar Meski Jadwal Melelahkan

Del Pino sejauh ini menjadi motor serangan PERSIB dengan torehan impresif: 14 gol dari 26 penampilan, menghabiskan total 2.105 menit di lapangan. Peran vitalnya dalam membangun permainan dan menciptakan peluang membuat absennya kali ini cukup mencemaskan.

Namun demikian, pelatih kepala Bojan Hodak menolak panik. Dalam konferensi pers yang digelar di Stadion GBLA pada Senin (14/4), pelatih asal Kroasia itu justru menunjukkan kepercayaan diri tinggi menyambut laga besar ini.

“Marc (Klok), Edo (Febriansah), dan Kasta (Kastaneer) sudah bisa kembali. Ini menjadi kabar baik untuk kami. Kami mungkin kehilangan Tyronne, tapi kami juga mendapatkan kembali kekuatan utama lainnya. Sekarang tinggal bagaimana kami mengelola menit bermain mereka,” ujar Hodak.

Bagi Hodak, musim ini memang telah menjadi ajang adaptasi dan manuver taktis. PERSIB belum pernah tampil dengan kekuatan penuh sejak laga pembuka melawan PSBS Biak. Rotasi pemain dan absensi karena cedera atau akumulasi kartu menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, tim tetap bersaing di papan atas dan menjaga asa juara.

"Kami belum pernah benar-benar bermain dengan starting eleven terbaik secara bersamaan. Itu realitas musim ini. Tapi kami tetap kompetitif. Dan itu yang paling penting,” tegasnya.

Di sisi lain, kesiapan sektor penjaga gawang juga menjadi sorotan dalam momen-momen krusial seperti ini. Pelatih kiper Luizinho Passos memastikan seluruh penjaga gawang PERSIB dalam kondisi siap tempur untuk enam pertandingan tersisa musim ini. Mereka adalah Kevin Mendoza, Teja Paku Alam, Putra Sheva Sanggasi, dan Fitrah Maulana.

Baca juga: PERSIB Langsung Terbang ke Surabaya, Siapkan Diri Hadapi Madura United di Tengah Padatnya Jadwal

“Sekarang bukan waktunya bicara siapa yang jadi pilihan utama. Semua kiper harus siap, semua harus satu suara, satu semangat: target kami adalah juara,” ungkap Passos dengan penuh semangat.

Pelatih asal Brasil itu juga menegaskan bahwa dalam laga-laga seperti ini, peran kiper bisa menjadi penentu. Satu penyelamatan penting, menurutnya, bisa mengubah arah pertandingan.

“Saya sudah bicara langsung dengan mereka. Saya minta mereka lipatgandakan fokus, lipatgandakan kerja keras. Seorang kiper bisa menjadi pembeda. Dan kami butuh semua orang jadi pembeda,” ujarnya.

Laga kontra Bali United menjadi salah satu dari enam partai hidup-mati yang harus dimenangkan PERSIB jika ingin tetap berada dalam jalur perebutan trofi juara. Dengan ketatnya persaingan di papan atas, kehilangan poin di kandang bisa berakibat fatal.Meski harus terus berjibaku dengan keterbatasan skuad, Bojan Hodak telah menunjukkan kepiawaiannya dalam menjaga konsistensi permainan PERSIB. Pelatih berpengalaman itu juga dikenal lihai dalam memaksimalkan potensi pemain muda dan pelapis.

Baca juga: Lion City Sailors Kalahkan Persib 3-2, Perebutan Tiket 16 Besar Grup G Memanas

Beberapa opsi untuk menggantikan Del Pino mulai digodok. Nama-nama seperti Beckham Putra, Dedi Kusnandar, hingga Ryan Kurnia bisa menjadi pilihan untuk menopang lini tengah dan memperkuat sisi ofensif tim.

Atmosfer pertandingan di GBLA pun dipastikan akan membara. Ribuan bobotoh dipastikan memadati stadion, menjadi pemain ke-12 yang akan mendorong PERSIB melampaui ujian besar ini.

Apakah Maung Bandung mampu menjinakkan Serdadu Tridatu tanpa sang jenderal lapangan tengah mereka? Jawabannya akan terkuak pada Jumat malam nanti.

Namun satu hal yang pasti, meski tanpa Del Pino, tekad PERSIB tak akan luntur. Target juara masih menjadi bara semangat yang terus membakar ruang ganti, dari pemain, pelatih, hingga seluruh elemen tim. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru