MERAHPUTIH I SURABAYA - Tahun baru, semangat baru! Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya membuka lembaran 2025 dengan gebrakan strategis di dunia pendidikan vokasi. Melalui Fakultas Vokasi, kampus merah-putih ini resmi meluncurkan Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan (D4) Teknologi Rekayasa Manufaktur, sebagai respon nyata terhadap tantangan dunia industri yang makin kompleks dan serba presisi.
Prodi anyar ini bukan sekadar pengembangan dari D3. Lebih dari itu, ia lahir sebagai jawaban atas kebutuhan akan tenaga kerja manufaktur yang tak cuma cerdas, tapi juga cekatan, tangguh, dan siap kerja.
Baca juga: Satpol PP Sisir Jalan Johar–Sulung, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar
“Kami naikkan levelnya jadi D4, agar lulusan benar-benar siap terjun ke lapangan, bukan sekadar punya gelar,” tegas Ir. Ichlas Wahid, ST., MBA., Dekan Fakultas Vokasi Untag Surabaya.
Yang membuat Prodi ini berbeda? Kurikulumnya dirancang dengan porsi hands-on learning sebanyak 70 persen. Mahasiswa akan lebih banyak berkutat di bengkel dan laboratorium dibanding duduk di ruang kuliah. Materi ajar pun diolah dari kombinasi keilmuan Teknik Mesin dan Teknik Industri, lengkap dengan teknologi CNC, CAD, CAM, CAE, hingga pemrograman PLC dan sistem otomasi presisi.
“Permasalahan terbesar industri kita adalah toleransi presisi. Banyak komponen cepat rusak karena tidak akurat. Kami ingin mencetak lulusan yang bisa bikin komponen dengan tingkat akurasi tinggi, tahan lama, dan efisien secara produksi,” ungkap Yusuf Eko Nurcahyo, S.T., M.T., Kaprodi Teknologi Rekayasa Manufaktur.
Baca juga: Surabaya Kokohkan Komitmen Jaga Anak dari Ancaman Digital
Untuk memperkuat keterhubungan dengan dunia nyata, Untag Surabaya menggandeng sederet mitra industri papan atas seperti PT. Bioli Lestari, CV. Wahana Gear, PT. Kintomo Engineering Group, hingga PT. Indoprima. Dengan begitu, mahasiswa bisa langsung mencicipi atmosfer kerja profesional sejak dini.
Yang menarik, Prodi ini membuka peluang lebar bagi lulusan SMA dan SMK dari semua jurusan—baik IPA, IPS, maupun Bahasa. Bahkan, untuk tahun akademik 2025/2026, Untag Surabaya memberikan diskon besar-besaran: Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) dipangkas 50 persen, dari Rp6 juta jadi hanya Rp3 juta. Biaya kuliah bulanan pun ramah kantong: Rp700 ribu untuk kelas pagi dan Rp800 ribu untuk kelas sore.
Tertarik jadi ahli manufaktur andal di era digital? Ini saatnya wujudkan mimpi lewat jalur vokasi yang serius dan siap pakai. Informasi lebih lanjut seputar Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bisa diperoleh melalui nomor 0811 300 1716 atau langsung datang ke Gedung R. Ing. Soekonjono lantai 1, Untag Surabaya. (red)
Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota
-
Editor : prass prasetyo