MERAHPUTIH I SURABAYA — Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, tak ingin terpeleset di kandang sendiri saat menghadapi Madura United dalam lanjutan pekan ke-29 Liga 1 2024/2025. Meski secara statistik Persebaya unggul di atas kertas, Munster tetap memandang laga ini sebagai ujian serius bagi timnya yang tengah memburu kemenangan demi kemenangan menuju akhir musim.
Duel sarat gengsi antar tim asal Jawa Timur ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Minggu (20/4/2025). Dalam konferensi pers pra-pertandingan yang digelar di Kantor Pemasaran Persebaya, Surabaya, Sabtu (19/4/2025), Munster menegaskan bahwa dirinya dan tim pelatih telah mempersiapkan segala aspek teknis dan taktis untuk meredam perlawanan tim berjuluk Sapeh Kerrab tersebut.
Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1
“Tentu saya tahu bagaimana mereka bermain, dan mereka punya banyak pemain bagus. Di paruh kedua musim ini mereka mengalami peningkatan. Tapi saya sudah jelaskan ke para pemain bagaimana cara menghadapi mereka dan menang,” kata Munster dengan penuh keyakinan.
Madura United: Terluka tapi Berbahaya
Madura United memang tengah tertatih-tatih di papan bawah klasemen, duduk di posisi ke-14 dengan 27 poin hasil dari 7 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 14 kekalahan. Namun bagi Munster, hal itu justru menjadi indikator bahwa lawannya nanti akan datang dengan determinasi tinggi.
“Saya yakin saat lawan kami, mereka akan turunkan skuad terbaik mereka, dan itu hal yang normal,” imbuh pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Persebaya sendiri saat ini berada dalam posisi yang jauh lebih meyakinkan. Tim Bajol Ijo menghuni peringkat ketiga klasemen sementara dengan torehan 49 poin dari 28 laga — hasil dari 14 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 7 kekalahan.
Namun, bagi Munster, capaian itu belum cukup. Target jangka pendeknya jelas: menyapu bersih semua laga tersisa, termasuk saat menjamu Madura United.
“Sekali lagi, fokus kami adalah pada kekuatan kami sendiri, apalagi kami bermain di kandang. Kami ingin menyapu bersih laga-laga ini untuk memastikan posisi terbaik di akhir musim,” tegasnya.
Baca juga: PERSIB Fokus Menatap Kebangkitan, Klok: “Dua Pekan ke Depan Penentu!”
Kekuatan utama Persebaya tak hanya terletak pada taktik dan kualitas individu para pemainnya. Dukungan suporter, yang dikenal dengan sebutan Bonek, juga menjadi elemen vital yang kerap menjadi pembeda dalam pertandingan kandang.
“Kami juga berharap suporter datang memenuhi stadion. Dukungan mereka sangat berarti, dan kami ingin GBT kembali bergemuruh untuk memberikan tekanan kepada lawan,” ujar Munster.
Ajakan ini seolah menjadi kode keras bahwa laga melawan Madura United bukan sekadar laga biasa. Rivalitas regional, perbedaan posisi klasemen, serta target masing-masing tim menjadikan laga ini sebagai salah satu duel paling ditunggu di pekan ke-29 Liga 1.
Sejak kedatangannya ke Surabaya, Munster memang membawa pendekatan baru yang mengedepankan kedisiplinan taktik dan mental juara. Ia paham betul bahwa Liga 1 bukan kompetisi yang bisa dimenangkan hanya dengan permainan indah. Konsistensi dan determinasi menjadi mata uang utama untuk bertahan di papan atas.
Baca juga: PERSIB Langsung Gaspol di Surabaya, Tanpa Pulang ke Bandung demi Persiapan Hadapi Madura United
Menghadapi tim seperti Madura United, yang sedang mencari momentum kebangkitan, Munster tak ingin kecolongan. Ia memilih pendekatan yang realistis namun tegas: kuasai bola, mainkan ritme, dan maksimalkan setiap peluang.
“Semua informasi tentang Madura United sudah kami pelajari. Kami siap dengan segala kemungkinan,” tandasnya.
Jika mampu mengatasi Madura United, Persebaya bukan hanya menjaga posisi di zona atas, tetapi juga mengirim sinyal kuat bahwa mereka layak diperhitungkan dalam perburuan gelar atau setidaknya tiket ke kompetisi Asia musim depan.
Dan untuk itu, GBT harus menjadi benteng tak tertembus — dimulai dari hari Minggu ini. (red)
Editor : prass prasetyo