Perkuat Kolaborasi Kawasan Timur Indonesia, Gubernur Jatim Khofifah Tiba di Ambon untuk Misi Dagang

harianmerahputih.id
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tiba di Kota Ambon, Maluku, Selasa (22/4) pagi untuk memimpin langsung rangkaian agenda Misi Dagang dan Gathering Penguatan Pasar Antar Daerah

MERAHPUTIH I AMBON – Di tengah tekanan ekonomi global yang kian kompleks, Jawa Timur melanjutkan langkah konkret memperluas jejaring dan sinergi antarwilayah. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tiba di Kota Ambon, Maluku, Selasa (22/4) pagi untuk memimpin langsung rangkaian agenda Misi Dagang dan Gathering Penguatan Pasar Antar Daerah. Kegiatan ini menjadi upaya strategis Pemprov Jatim memperkuat konektivitas ekonomi lintas provinsi, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

“Alhamdulillah kami sudah tiba di Ambon. Insyaallah besok akan kami gelar Misi Dagang Jatim-Maluku. Malam ini kita mulai dengan gathering penguatan pasar antar daerah,” kata Gubernur Khofifah saat memberi keterangan setibanya di Bandara Internasional Pattimura, Ambon.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Gubernur Khofifah disambut langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath bersama jajaran Pemerintah Provinsi Maluku. Sambutan hangat ditandai dengan pengalungan kain tenun khas, pemberian buket bunga, serta kolaborasi apik Tari Sawat dan Tari Lenso—dua simbol budaya yang merepresentasikan persahabatan dan kegembiraan dalam menyambut tamu.

Kunjungan kerja Gubernur Khofifah kali ini mencakup dua agenda utama. Selain gathering yang akan digelar malam ini, Misi Dagang dijadwalkan berlangsung esok hari dengan melibatkan lebih dari 150 pelaku usaha dari kedua provinsi. Dari Jawa Timur, sekitar 50 pelaku usaha yang tergabung dalam berbagai asosiasi seperti KADIN, IWAPI, dan HIPMI akan bertemu langsung dengan mitra potensial di Maluku, termasuk pelaku UMKM binaan OPD, BUMD, dan asosiasi lokal.

“Melalui misi dagang ini, kami ingin memperluas jejaring bisnis, menciptakan peluang baru, dan memperkuat rantai pasok antarwilayah. Ini bagian dari ikhtiar Jatim agar terus melangkah maju meskipun ekonomi global sedang bergejolak,” ujar Khofifah.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Bukan kali pertama Jawa Timur menggelar Misi Dagang di Maluku. Pada Desember 2021, kegiatan serupa berhasil mencatatkan nilai transaksi komitmen mencapai Rp232,7 miliar dari 49 kesepakatan dagang. Kali ini, Khofifah optimistis capaian itu bisa dilampaui, seiring meningkatnya minat dan kesiapan pelaku usaha dari kedua daerah.

Gubernur Khofifah juga menegaskan bahwa gathering malam ini merupakan elemen penting dalam memperkuat jejaring dan sinergi antar daerah, sekaligus membuka ruang dialog untuk mengidentifikasi potensi kolaborasi lebih luas ke depan.

“Tujuan utama dari gathering ini adalah mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dan pelaku usaha dalam suasana informal agar lebih leluasa menjajaki kerja sama yang konkret dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Misi dagang kali ini didahului dengan pra-pertemuan secara daring pada 17 April lalu, yang mempertemukan pelaku usaha dari Jawa Timur dan Maluku untuk mengidentifikasi peluang kerja sama awal. (red)

 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru