Khofifah Tutup Jatim Retreat 2025, Tegaskan Komitmen Menuju Indonesia Emas

harianmerahputih.id
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi menutup rangkaian kegiatan Jatim Retreat 2025 di Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Pusdik Arhanud) Kota Batu, Minggu (27/4/2025).

MERAHPUTIH I BATU — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi menutup rangkaian kegiatan Jatim Retreat 2025 di Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Pusdik Arhanud) Kota Batu, Minggu (27/4/2025). Dalam kesempatan itu, Khofifah menegaskan pentingnya memperkuat kepemimpinan birokrasi untuk mendukung Asta Cita, Nawa Bhakti Satya, serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

"Retreat ini menjadi momentum berharga untuk memperkokoh tekad Jawa Timur dalam mendukung Asta Cita dan Nawa Bhakti Satya, sejalan dengan upaya besar menuju Indonesia Emas," kata Khofifah.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Selama dua hari, peserta retreat yang terdiri dari kepala perangkat daerah hingga pimpinan lembaga teknis mendalami isu-isu strategis, seperti pengembangan sumber daya manusia, penguatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, pangan, serta tata kelola pemerintahan.

Khofifah juga mengingatkan pentingnya kesiapan birokrasi menghadapi disrupsi teknologi, terutama pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Ia menekankan, teknologi harus digunakan untuk mempercepat layanan publik, namun tetap memperhatikan aspek etika, keamanan data, dan ketahanan sosial.

"Pemanfaatan AI harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat pelayanan publik," ujarnya.

Kepada para peserta, Khofifah berpesan agar semangat yang dibangun selama retreat dapat diteruskan dalam praktik kerja nyata di masing-masing instansi.

"Keberhasilan retreat ini tidak diukur dari seberapa aktif kita berdiskusi, tetapi dari seberapa nyata aksi yang diwujudkan setelah kembali ke satuan kerja," tegasnya.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur Bobby Soemiarsono mengapresiasi jalannya acara yang dinilai efektif dan sistematis. Senada, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Agung Aries Paewai menyebut retreat ini mempererat konsolidasi antarinstansi dan meningkatkan kompetensi kepemimpinan.

Direktur RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Cita Rosita Sigit Prakoeswa, turut menilai Jatim Retreat sebagai momen penting untuk membangun sinergi dan memperkuat etika birokrasi di lingkungan Pemprov Jatim.

Jatim Retreat 2025 menghadirkan sejumlah narasumber nasional, antara lain Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pejabat Lembaga Administrasi Negara (LAN), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Kodam V/Brawijaya, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.(red) 

 

Baca juga: Wagub Emil Tegaskan Peran Strategis PMI dalam Fondasi Kesehatan Jatim

 

 

 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru