MERAHPUTIH I SLEMAN — PSS Sleman akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas PSIS Semarang pada lanjutan Liga 1 2024/2025, Jumat (9/5/2025), di Stadion Jatidiri, Semarang. Dalam laga penting yang mempertemukan dua tim penghuni papan bawah ini, PSS harus bermain tanpa kehadiran pelatih kepala mereka, Pieter Huistra, di pinggir lapangan.
Huistra dipastikan absen menyusul akumulasi dua kartu kuning yang diperolehnya saat menghadapi Dewa United dan PSM Makassar. Sesuai regulasi kompetisi Liga 1 musim ini, tepatnya Pasal 58 ayat 13, ofisial yang mengoleksi dua kartu kuning dalam dua laga berbeda harus menjalani satu kali larangan mendampingi tim.
Baca juga: Persebaya Gaspol ke Lampung, Uston Pastikan Skuad Tetap Bugar Meski Jadwal Melelahkan
Meski demikian, pelatih asal Belanda itu menegaskan bahwa ketidakhadirannya tak akan mengganggu persiapan tim secara signifikan.
“Itu bukan masalah besar. Yang terpenting adalah bagaimana kami mempersiapkan tim dengan baik. Kami telah menyiapkan semuanya,” ujar Huistra seusai sesi latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Selasa (6/5/2025).
Baca juga: PERSIB Langsung Terbang ke Surabaya, Siapkan Diri Hadapi Madura United di Tengah Padatnya Jadwal
Laga melawan PSIS diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim tengah berjuang menjauhi zona degradasi dan membutuhkan poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen. Bagi PSS, absennya sang pelatih menjadi ujian kepemimpinan dan kekompakan tim, terlebih saat bertandang ke markas lawan yang dikenal tangguh di kandang.
“Saya percaya pada staf pelatih dan pemain. Mereka tahu apa yang harus dilakukan. Kami akan hadapi laga ini sebagai satu tim, dengan semangat dan fokus penuh,” ucap Huistra menutup pernyataannya.
Baca juga: Persebaya Pecat Eduardo Perez, Gejolak di GBT Berbuah Keputusan Besar
PSS kini berada dalam situasi yang menuntut konsistensi. Tiga poin di Semarang tak hanya penting untuk posisi klasemen, tetapi juga sebagai modal kepercayaan diri menghadapi laga-laga berikutnya di paruh musim yang semakin kompetitif. (red)
Editor : Redaksi