MERAHPUTIH I BANDUNG — Meski telah mengunci gelar juara Liga 1 2024/2025, Persib Bandung tidak berniat mengendurkan intensitas permainan. Klub kebanggaan warga Jawa Barat itu akan menjamu Barito Putera dalam laga pekan ke-32 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (9/5/2025) malam pukul 19.00 WIB. Pelatih Bojan Hodak memastikan skuadnya akan tetap bermain dengan determinasi tinggi, demi menjaga momentum dan menghormati kehadiran ribuan pendukung yang diperkirakan akan memadati stadion.
“Ini bukan pertandingan yang mudah, terlebih bagi Barito Putera yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Mereka pasti akan tampil habis-habisan,” ujar Hodak dalam konferensi pers menjelang laga, Kamis (8/5/2025), di Stadion GBLA.
Baca juga: Guaycochea Kibarkan Optimisme PERSIB Usai Libas Madura United
Barito Putera memang datang ke Bandung dengan tekanan besar. Hingga pekan ke-31, klub asal Banjarmasin itu masih tercecer di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan torehan 30 poin. Posisi tersebut rawan turun kasta karena hanya terpaut tipis dengan tim-tim di dasar klasemen. Maka, setiap poin menjadi sangat krusial untuk menjaga asa bertahan di Liga 1 musim depan.
Meski sudah tak terbebani target klasemen, Hodak menyadari bahwa menjaga motivasi para pemain setelah menyabet gelar juara lebih dulu bukan perkara mudah. Justru di sinilah tantangan sesungguhnya bagi pelatih asal Kroasia itu: bagaimana memastikan skuad Maung Bandung tetap kompetitif di tengah euforia keberhasilan mereka.
“Setelah memastikan gelar, kadang secara psikologis pemain mengalami penurunan semangat bertanding. Itu yang saya antisipasi. Kami ingin tetap bermain maksimal, bukan hanya untuk menambah poin, tetapi juga karena kami bermain di kandang sendiri, di hadapan bobotoh,” kata Hodak.
Pelatih yang sukses membawa Persib tampil konsisten sepanjang musim ini juga menegaskan pentingnya menjaga ritme permainan menuju fase akhir kompetisi. Ia tak ingin timnya kehilangan fokus, terutama menjelang laga-laga terakhir yang dapat menjadi ajang evaluasi performa individu maupun kolektif.
Baca juga: PERSIB Pesta Gol di Pamekasan, Bojan Hodak Puas Lihat Mental Tempur Skuadnya
Laga kontra Barito Putera akan menjadi semacam ujian karakter bagi Persib Bandung. Di satu sisi, mereka berstatus sebagai juara yang sudah tak memiliki beban perolehan poin. Di sisi lain, semangat sportivitas dan rasa hormat kepada kompetisi tetap harus dijunjung tinggi. Penurunan intensitas bisa menjadi bumerang, baik untuk citra klub maupun bagi dinamika liga secara keseluruhan.
Sementara itu, bagi Barito Putera, pertandingan ini tak ubahnya final. Menantang tim terbaik musim ini di markasnya sendiri jelas bukan perkara mudah. Namun, determinasi mereka bisa menjadi pembeda. Hasil positif dari Bandung bisa menjadi titik balik menyelamatkan musim.
Pelatih Barito Putera dipastikan akan mengandalkan motivasi dan determinasi pemainnya yang selama ini dikenal militan di bawah tekanan. Tidak tertutup kemungkinan pendekatan taktis yang lebih pragmatis akan mereka gunakan, sambil berharap kelengahan Persib di momen-momen tertentu.
Baca juga: PERSIB Berpesta di Pamekasan, Gol Perdana Thom Haye Tutup Malam Gemilang Maung Bandung
Pertandingan ini juga diperkirakan akan mendapat sorotan khusus dari para pendukung Persib, bobotoh. Euforia juara yang masih hangat membuat laga ini berpotensi menjadi pesta rakyat di stadion. Namun, ekspektasi tinggi dari tribun juga bisa menjadi tekanan tersendiri bagi para pemain. Hodak pun berharap bobotoh tetap memberikan dukungan positif sebagai energi tambahan bagi skuadnya.
“Kami ingin memberikan penampilan terbaik untuk para pendukung yang sudah bersama kami sepanjang musim. Ini momen selebrasi, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan bahwa kami adalah juara yang tidak cepat puas,” tuturnya. (red)
Dengan selisih yang sudah tak terkejar dari pesaing terdekat, Persib akan mencoba menyempurnakan musim mereka. Barito Putera, sementara itu, tengah berpacu dengan waktu untuk menjauhi ancaman degradasi. Dalam konteks inilah, laga Jumat malam akan menjadi panggung bagi dua tim dengan motivasi berbeda, namun dengan determinasi yang sama kuatnya: menang.
Editor : Redaksi