Bangkit dari Cedera, Muhammad Hidayat Kembali Berseragam Persebaya: "Yang Paling Penting Bagi Saya Adalah Dia"

harianmerahputih.id
Muhammad Hidayat dalam sesi latihan game. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SURABAYA — Setelah melewati masa panjang pemulihan akibat cedera, gelandang bertahan Persebaya Surabaya, Muhammad Hidayat, akhirnya kembali masuk dalam daftar pemain. Kepastian ini menjadi angin segar bagi skuad Bajol Ijo, yang tengah berjuang menemukan ritme terbaik mereka menjelang akhir musim.

Pertandingan melawan Semen Padang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (11/5) sore, menjadi momentum kebangkitan bagi pemain yang sudah memperkuat Persebaya sejak 2017 itu. Tak hanya menjadi bagian dari daftar pemain, Hidayat juga dipastikan akan duduk di bangku cadangan dan siap diturunkan bila dibutuhkan.

Baca juga: PERSIB Bidik Kebangkitan di Pamekasan, Andrew Jung: “Saatnya Bangkit dan Fokus Penuh!”

Pelatih Persebaya, Paul Munster, menyampaikan langsung kabar baik tersebut dalam konferensi pers menjelang pertandingan. Dengan nada yakin, pelatih asal Irlandia Utara itu menegaskan betapa pentingnya kehadiran Hidayat dalam skuadnya.

“Di latihan terakhir dia tampil bagus. Jadi, saya akan meletakkan dia di bench. Sudah lama dia menepi karena cedera. Tapi, yang paling penting bagi saya adalah dia,” ujar Munster, tegas namun penuh pertimbangan.

Kembalinya Hidayat tidak hanya sekadar penambahan nama dalam daftar pemain. Ia adalah simbol stabilitas dan pengalaman di lini tengah Persebaya. Dalam usia 27 tahun, Hidayat sudah tampil dalam 112 pertandingan Liga 1 dan mencatatkan 7.493 menit bermain. Lebih dari statistik itu, ia dikenal sebagai gelandang yang lugas, disiplin, dan memiliki naluri bertahan yang tajam—atribut yang selama ini menjadi fondasi permainan Persebaya.

Cedera yang dialaminya membuatnya absen cukup lama dari lapangan hijau. Dalam dunia sepak bola profesional, cedera tak hanya mengganggu kondisi fisik, tetapi juga memengaruhi mental dan semangat bertanding seorang atlet. Hidayat tak terkecuali. Namun, ia tak menyerah.

Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1

"Perjalanan pemulihan ini berat. Tapi saya bersyukur bisa kembali. Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung, dari pelatih, tim medis, sampai suporter," ujar Hidayat dalam pernyataan singkat seusai latihan.

Dokter tim Persebaya, dr. Ahmad Ridhoi, turut memastikan bahwa kondisi medis Hidayat telah sepenuhnya pulih. Bahkan, dalam latihan fisik terbaru, performa pemain kelahiran Banjarmasin itu menunjukkan peningkatan signifikan.

“Kondisi Dayat saat ini sudah sangat berprogres. Untuk latihan endurance pun dia sudah sangat baik. Terkait kondisi medisnya, Insya Allah sudah oke,” tutur dr. Ridhoi.

Baca juga: PERSIB Fokus Menatap Kebangkitan, Klok: “Dua Pekan ke Depan Penentu!”

Bagi Persebaya, kehadiran kembali Hidayat di lapangan memiliki nilai emosional tersendiri. Ia bukan hanya pemain, tapi bagian dari identitas tim. Dari musim ke musim, ia tampil konsisten dan menjadi panutan di ruang ganti.

Kini, saat tim menghadapi tantangan demi menjaga posisi dan kehormatan di kompetisi, kembalinya sang jenderal lapangan tengah menjadi lebih dari sekadar rotasi pemain. Ia membawa harapan, energi baru, dan mungkin, awal dari akhir yang lebih baik bagi Persebaya musim ini. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru