MERAHPUTIH I SURABAYA — Laga pamungkas Liga 1 2024/2025 akan mempertemukan dua tim dengan semangat berbeda namun ambisi yang sama: kemenangan. Persebaya Surabaya akan menjamu Bali United FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (23/5/2025) pukul 19.00 WIB. Laga ini tak hanya menjadi penentu posisi klasemen akhir, tetapi juga menjadi pertaruhan harga diri bagi Bajul Ijo yang bertekad memutus dominasi Serdadu Tridatu dalam lima pertemuan terakhir di liga.
Hingga pekan ke-33, Persebaya menempati posisi keempat dengan 56 poin. Kemenangan atas Bali United bisa membawa tim asuhan Paul Munster finis di peringkat kedua, tergantung pada hasil pertandingan Dewa United FC dan Malut United FC. Namun, Persebaya harus keluar dari tren negatif mereka—empat laga terakhir berakhir imbang, dan kemenangan terakhir diraih hampir satu bulan lalu saat menaklukkan Madura United FC 1-0.
Baca juga: PERSIB Bidik Kebangkitan di Pamekasan, Andrew Jung: “Saatnya Bangkit dan Fokus Penuh!”
Sebaliknya, Bali United datang ke Surabaya dengan situasi yang tak kalah genting. Tim asuhan Stefano Cugurra sedang tercecer di papan tengah, tepatnya di posisi ke-10 dengan 47 poin. Dua kekalahan beruntun dalam dua laga terakhir menambah tekanan bagi Serdadu Tridatu. Kemenangan atas Persebaya akan menjadi penutup manis sekaligus menyelamatkan kehormatan mereka di musim ini.
Sejak bergulirnya era Liga 1, kedua tim sudah bertemu 11 kali. Statistik memperlihatkan dominasi Bali United dengan enam kemenangan, sementara Persebaya mengoleksi empat kemenangan, dan satu laga lainnya berakhir imbang. Ironisnya, lima laga terakhir selalu dimenangkan oleh Bali United, termasuk kemenangan 2-0 pada pertemuan terakhir, Desember 2024 lalu.
Persebaya terakhir kali menundukkan Bali United lebih dari dua tahun lalu, tepatnya 25 Maret 2022, dengan skor telak 3-0. Fakta ini menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Persebaya untuk tampil all-out di kandang sendiri. Pelatih Paul Munster pun menyadari pentingnya momentum ini.
“Kami tahu rekor itu ada, dan kami ingin menghentikannya. Bermain di GBT di depan Bonek adalah kekuatan tersendiri. Kami akan tampil habis-habisan,” kata Munster dalam sesi jumpa pers, Kamis (22/5/2025).
Persebaya kemungkinan masih akan mengandalkan striker asing mereka, Paulo Henrique, yang telah mencetak 13 gol musim ini. Sementara lini tengah akan kembali dikomandoi oleh M. Hidayat dan Bruno Moreira, yang musim ini menjadi roh permainan Bajul Ijo.
Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1
Bagi Bali United, laga ini menjadi ujian karakter. Tim yang sempat menjadi juara Liga 1 dua kali ini harus mengakui penurunan performa mereka dalam dua musim terakhir. Meski masih diperkuat sejumlah nama berpengalaman seperti Ilija Spasojevic dan Eber Bessa, permainan Bali United kerap kali tampil inkonsisten.
Stefano Cugurra mengakui bahwa timnya tengah dalam masa transisi. “Kami membawa banyak pemain muda musim ini, dan itu butuh proses. Tapi kami tetap ingin menutup musim dengan kemenangan. Lawan Persebaya selalu jadi laga sulit, tapi kami akan berjuang,” ujar pelatih asal Brasil itu.
Lebih dari sekadar angka di papan klasemen, pertandingan ini adalah pertarungan gengsi dua klub besar yang mewakili dua identitas sepak bola Indonesia. Persebaya dengan basis suporter fanatik Bonek, dan Bali United dengan citra klub profesional berbasis bisnis kuat.
Stadion Gelora Bung Tomo dipastikan akan bergemuruh. Panitia pelaksana pertandingan menyebutkan seluruh tiket pertandingan telah habis terjual dua hari sebelum laga. Ribuan Bonek diprediksi akan memenuhi tribun dan memberikan dukungan penuh, berharap Bajul Ijo mampu mengakhiri musim dengan kepala tegak.
Baca juga: PERSIB Fokus Menatap Kebangkitan, Klok: “Dua Pekan ke Depan Penentu!”
Rekap Pertemuan Liga 1:
28/12/2024: Bali United 2-0 Persebaya
24/4/2024: Persebaya 0-2 Bali United
20/10/2023: Bali United 3-1 Persebaya
18/2/2023: Bali United 4-0 Persebaya
2/9/2022: Persebaya 0-1 Bali United
25/3/2022: Bali United 0-3 Persebaya
5/1/2022: Persebaya 3-1 Bali United
24/9/2019: Persebaya 1-1 Bali United
16/5/2019: Bali United 2-1 Persebaya
18/11/2018: Bali United 2-5 Persebaya
7/7/2018: Persebaya 1-0 Bali United
Dengan status sebagai pertandingan terakhir musim reguler, hasil laga ini bisa berdampak besar terhadap peta akhir klasemen. Persebaya ingin menciptakan sejarah, mengakhiri musim sebagai runner-up untuk pertama kalinya sejak kembali ke Liga 1 pada 2018. Bali United pun tidak ingin tersingkir dari 10 besar.
Kini, segalanya bergantung pada 90 menit di Gelora Bung Tomo. Apakah Persebaya akan bangkit dan memutus dominasi Bali United? Atau justru Serdadu Tridatu kembali melanjutkan rekor kemenangannya atas Bajul Ijo?
Jawabannya akan terungkap Jumat malam.(RED)
Editor : Redaksi