MERAHPUTIH I BANDUNG – Kejutan datang dari lini belakang Persib Bandung. Bek asal Brasil, Gustavo Franca, masuk dalam daftar nominasi Pemain Terbaik Liga 1 musim 2024/25. Ia menjadi salah satu dari sembilan pemain pilihan Technical Study Group (TSG), bersaing dengan nama-nama tenar seperti rekan setimnya Tyronne del Pino serta playmaker Borneo FC Samarinda, Mariano Peralta.
Franca sebenarnya bukan nama yang paling mencolok di awal musim. Namun, konsistensinya menjaga kedalaman lini belakang Maung Bandung menjadi sorotan tersendiri. Didatangkan dari Liga Portugal pada awal musim, pemain 26 tahun ini menunjukkan adaptasi yang nyaris instan terhadap pola permainan pelatih Bojan Hodak. Peran vitalnya terasa kala Persib mengalami kebuntuan, dan Franca muncul sebagai pemecah deadlock — baik dalam bertahan maupun membantu serangan.
Baca juga: Risto Mitrevski Kembali ke Persebaya, Pemulihan Cedera Bahu Masuki Fase Penting
“Saya tidak pernah memikirkan itu (gelar individu),” ujar Franca seusai sesi latihan Persib di Bandung, Kamis siang(22/5). “Yang saya tahu, saya bekerja keras setiap hari, memberikan segalanya untuk tim. Saya ingin membantu rekan-rekan saya dan membawa Persib jadi juara.”
Pernyataan Franca seolah menegaskan bahwa pencalonannya sebagai pemain terbaik datang dari dedikasi yang tak mencari sorotan. Musim ini, ia memang tampil tanpa banyak gimik, tapi mencatat statistik impresif dari akurasi umpan tinggi hingga jumlah sapuan penting di momen krusial pertandingan.
Baca juga: PERSIB Siap Bentrok dengan Pemuncak Klasemen, Hodak Minta GBLA Bergelegar
Meski merasa bangga masuk nominasi, Franca lebih menaruh perhatian pada keberhasilan kolektif tim. Ia menyebut euforia juara sebagai momen paling emosional dalam kariernya. Akhir pekan ini, Persib akan merayakan gelar Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bersama puluhan ribu bobotoh.
“Dari awal musim, target saya hanya satu: membawa tim ini juara. Penghargaan pribadi adalah bonus. Tapi kemenangan sebagai tim adalah sesuatu yang jauh lebih besar,” katanya.
Baca juga: PERSIB Panaskan Mesin Jelang Hadapi Borneo FC, Tolic Pimpin Latihan di Tengah Absennya Hodak
Dengan mentalitas seperti ini, tak heran bila Franca menjadi salah satu simbol kesuksesan Persib musim ini. Ia bukan hanya tembok pertahanan, tapi juga cermin dari semangat kolektif yang mengantar Maung Bandung kembali ke singgasana tertinggi sepak bola Indonesia. (RED)
Editor : Redaksi