MERAHPUTIH I SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan resmi Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat, 23 Mei 2025. Pertemuan dua kepala daerah ini menjadi penanda penguatan sinergi lintas provinsi, khususnya dalam sektor pembangunan dan kerja sama ekonomi.
Dalam suasana yang akrab dan penuh kehangatan, Khofifah menegaskan pentingnya kolaborasi antarwilayah untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Menurutnya, kemajuan daerah tak bisa dilepaskan dari jejaring sinergi yang saling mendukung antarprovinsi.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
“Sinergitas antara dua daerah, dua kepala daerah, dan pembangunan di kedua provinsi ini sangat penting untuk terus dikembangkan,” ujar Khofifah kepada wartawan usai pertemuan tersebut.
Salah satu agenda strategis yang mencuat dalam pertemuan ini adalah rencana pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) antara Bank Banten dan Bank Jatim. KUB merupakan skema integrasi perbankan yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat struktur perbankan daerah, sekaligus mendukung ketahanan sistem keuangan nasional.
Khofifah mengungkapkan, sejak awal dirinya telah meminta Direktur Utama Bank Jatim untuk terlibat langsung dalam proses penjajakan kerja sama ini. Keterlibatan tersebut dinilai krusial demi memastikan kesesuaian langkah dengan ketentuan regulator.
“Saya memang minta Dirut Bank Jatim untuk membersamai karena ada proses yang sedang berjalan terkait KUB,” kata mantan Menteri Sosial tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif dan kepercayaan dari pihak Bank Banten yang menjadikan Bank Jatim sebagai mitra dalam upaya memperkuat fondasi perbankan daerah. “Tentu kita menyampaikan terima kasih atas kepercayaan ini,” ucapnya.
Gubernur Banten Andra Soni menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, KUB tak hanya menjadi langkah strategis untuk menyehatkan perbankan daerah, tetapi juga memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di daerah.
Langkah teknis selanjutnya, kata Khofifah, akan dilakukan oleh tim dari kedua belah pihak. Ia memastikan seluruh proses akan berjalan sesuai dengan ketentuan OJK, termasuk dari aspek uji kelayakan dan persyaratan kelembagaan.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
“Pak Dirut juga tadi menyampaikan bahwa tim teknis dari Bank Banten dan Bank Jatim akan menindaklanjuti sesuai prosedur dan regulasi yang ditetapkan oleh OJK,” tutur Khofifah.
Pertemuan ini juga dibingkai dalam konteks yang lebih luas: memperkuat jejaring kerja sama antarprovinsi di tengah dinamika ekonomi nasional. Dalam hal ini, baik Khofifah maupun Andra Soni sepakat bahwa sinergi bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan.
“Pertumbuhan ekonomi tidak bisa hanya dikejar secara individual oleh masing-masing daerah. Perlu ada kerja sama lintas batas administratif yang saling menguatkan,” ujar Khofifah.
Gubernur Banten Andra menambahkan bahwa pihaknya melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan bersama, mulai dari sektor perdagangan, industri kreatif, hingga pariwisata.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Kunjungan ini menjadi kunjungan kerja perdana Andra Soni ke Jawa Timur sejak dilantik sebagai Gubernur Banten pada awal tahun ini. Ia menyebut Jawa Timur sebagai mitra strategis Banten, terutama dalam konteks pembangunan ekonomi regional di wilayah barat dan timur Pulau Jawa.
“Jawa Timur adalah provinsi dengan kekuatan ekonomi yang luar biasa, dan kami ingin belajar serta membangun jejaring sinergi dengan sebaik-baiknya,” ujar Andra.
Khofifah menyambut baik harapan tersebut dan menyatakan bahwa Pemprov Jawa Timur terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi antardaerah. Ia berharap semangat kerja sama ini dapat menular ke level birokrasi dan teknis di lapangan, bukan hanya berhenti pada simbolik pertemuan pimpinan daerah.
“Kita ingin tidak hanya simbolik, tapi betul-betul implementatif. Dari daerah untuk Indonesia,” ucapnya.(RED)
Editor : Redaksi