Persebaya Lolos ke ASEAN Cup Meski Gagal Juara Liga 1, Evaluasi Menanti

harianmerahputih.id
Mikael Tata Mencoba melewati penjagaan pemain Bali United. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SURABAYA – Stadion Gelora Bung Tomo malam itu tak semeriah biasanya. Ribuan Bonek, suporter setia Persebaya, pulang dengan wajah murung setelah tim kesayangan mereka dipaksa tunduk di laga pamungkas Liga 1 musim 2024/2025.

Bajul Ijo kalah 1-3 dari tamunya, Bali United, Jumat malam, 23 Mei 2025. Namun, di balik kekalahan itu, Persebaya tetap mengukir prestasi: mereka finis di peringkat keempat klasemen akhir dan dipastikan lolos ke ASEAN Cup musim depan.

Baca juga: Guaycochea Kibarkan Optimisme PERSIB Usai Libas Madura United

Asisten Pelatih Persebaya, Uston Nawawi, menyebut hasil itu patut disyukuri. Menurutnya, meski target utama musim ini—menjadi juara Liga 1—gagal tercapai, finis di empat besar tetap sebuah peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan performa musim lalu. Pada Liga 1 musim 2023/2024, Persebaya hanya mampu bertengger di posisi ke-12 klasemen akhir.

"Yang patut kita syukuri adalah kita masih di 4 besar. Karena di musim lalu kita di peringkat 12, peningkatannya cukup besar menurut saya. Dan kita juga masih bisa main di ASEAN Cup," kata Uston Nawawi seusai laga, Jumat malam.

Persebaya menutup musim ini dengan koleksi 56 poin, hasil dari 15 kali menang, 11 kali imbang, dan 8 kali kalah. Namun kekalahan dari Bali United di kandang sendiri menjadi catatan pahit yang menutup perjalanan mereka.

Tiga gol tim tamu dicetak oleh mantan pemain Persebaya, Irfan Jaya, pada menit ke-5, Rahmat Arjuna pada menit ke-28, dan Boris Kopitovic di penghujung laga, tepatnya menit ke-83. Sementara satu-satunya gol balasan Persebaya dicetak oleh gelandang serang asal Meksiko, Francisco Rivera, di menit ke-67.

"Kita sudah berusaha untuk mendapatkan poin di laga terakhir, tapi memang hasilnya tidak memihak kita. Tetap saya apresiasi kinerja pemain yang sudah berjuang dari awal musim," ujar Uston.

Meski demikian, Uston tak menampik bahwa hasil akhir musim ini masih jauh dari target ideal manajemen dan pelatih. Target juara yang dicanangkan sejak awal musim belum bisa terealisasi, dan hal itu, menurut Uston, harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi musim mendatang.

“Sebenarnya sih masih kurang, kita ingin lebih. Tentu nanti di ranah head coach ya, kita belum tahu head coach-nya siapa, itu nanti pasti ada evaluasi,” katanya.

Baca juga: PERSIB Pesta Gol di Pamekasan, Bojan Hodak Puas Lihat Mental Tempur Skuadnya

Pernyataan Uston menyiratkan bahwa komposisi pelatih kepala Persebaya berpeluang mengalami perubahan. Saat ini, posisi pelatih kepala Persebaya memang belum sepenuhnya permanen setelah beberapa kali mengalami pergantian dalam dua musim terakhir.

Meski demikian, keberhasilan Persebaya menembus ASEAN Cup tetap menjadi angin segar bagi suporter. Turnamen regional antar klub Asia Tenggara itu akan menjadi panggung internasional bagi Bajul Ijo setelah beberapa musim absen dari kompetisi kontinental. Selain menjadi ajang pembuktian, ASEAN Cup juga bisa menjadi titik balik bagi Persebaya dalam membangun reputasi klub di level regional.

Di luar aspek teknis, sejumlah pendukung berharap evaluasi tim juga menyentuh sektor manajerial dan kebijakan transfer pemain. Beberapa keputusan di bursa transfer sempat menuai kritik tajam, terutama di sektor lini belakang dan kedalaman bangku cadangan yang dinilai belum sepadan untuk kompetisi seketat Liga 1.

Kini, dengan waktu istirahat yang tak panjang sebelum pramusim dimulai, semua mata tertuju pada bagaimana manajemen Persebaya merespons hasil ini. Lolos ke ASEAN Cup memang membanggakan, tetapi ekspektasi publik Surabaya lebih dari itu: gelar juara.

Baca juga: PERSIB Berpesta di Pamekasan, Gol Perdana Thom Haye Tutup Malam Gemilang Maung Bandung

Dengan basis suporter yang fanatik dan sejarah panjang sebagai klub besar, Persebaya punya semua modal untuk bangkit. Namun, seperti yang ditegaskan Uston, kuncinya ada pada evaluasi menyeluruh.

"Musim ini kita sudah menunjukkan perkembangan, tapi masih ada PR besar. Musim depan harus lebih siap lagi," tutupnya. (red) 

 

 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru