PERSIB Sempurnakan Pesta Juara dengan Kemenangan Dramatis atas Persis Solo

harianmerahputih.id
Para pemain PERSIB merayakan gol ke gawang Persis Solo pada pertandingan pertandingan pekan ke-34 Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu, 24 Mei 2025. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

MERAHPUTIH I BANDUNG — PERSIB Bandung menutup kompetisi Liga 1 2024/2025 dengan sempurna. Di hadapan puluhan ribu pendukungnya yang memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (24/5/2025), Pangeran Biru menaklukkan Persis Solo dengan skor tipis 3-2. Kemenangan ini sekaligus menjadi penutup manis atas keberhasilan mereka menjuarai Liga 1 musim ini.

Tiga gol PERSIB masing-masing dicetak oleh Gustavo Franca pada masa tambahan waktu babak pertama, Tyronne del Pino pada menit ke-58, dan David da Silva pada menit ke-79. Adapun dua gol balasan tim tamu dicetak Lautaro Belleggia melalui titik putih (89’) dan Sho Yamamoto (90+4’).

Baca juga: Lion City Sailors Kalahkan Persib 3-2, Perebutan Tiket 16 Besar Grup G Memanas

Dengan tambahan tiga poin, PERSIB memastikan gelar juara dengan koleksi 69 poin hasil dari 19 kemenangan, 12 kali imbang, dan hanya tiga kekalahan sepanjang musim. Ini menjadi gelar pertama mereka sejak kompetisi profesional era Liga 1 dimulai.

Dari awal laga, tim besutan Bojan Hodak langsung mengambil inisiatif permainan. Didukung permainan atraktif di lini tengah yang dikomandoi Tyronne del Pino, PERSIB tampil agresif dengan menciptakan tekanan demi tekanan ke pertahanan Persis yang dikawal kiper Gianluca Pandenyuwu.

Tak kurang dari tujuh peluang tercipta di babak pertama. Namun, penyelesaian akhir yang belum optimal dan rapatnya pertahanan Laskar Samber Nyawa membuat PERSIB harus menunggu hingga menit ke-45+4 untuk membuka keunggulan.

Gol pembuka tercipta lewat skema serangan dari sisi kiri yang dibangun Edo Febriansah. Bek kiri PERSIB itu mengirimkan umpan silang matang yang disambut sundulan keras Gustavo Franca, menyusup di antara dua bek tengah Persis dan mengarahkan bola ke pojok gawang tanpa mampu dijangkau Pandenyuwu.

Memasuki babak kedua, PERSIB tak mengendurkan tempo. Serangan bergelombang terus diarahkan ke jantung pertahanan tim tamu. Tekanan ini membuahkan hasil di menit ke-58. Berawal dari aksi individual Gervane Kastaneer di sisi kanan, bola kemudian disodorkan ke Del Pino yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Gelandang asal Spanyol itu dengan tenang mengeksekusi peluang menjadi gol kedua.

Gol sempat tertunda pengesahannya karena wasit Sance Lawita harus meninjau tayangan ulang lewat VAR, menyusul dugaan handball Kastaneer dalam proses terjadinya gol. Namun, setelah peninjauan, gol tetap disahkan dan kedudukan berubah menjadi 2-0.

Baca juga: PERSIB Tahan Gempuran Lion City Sailors, Babak Pertama Berakhir 1-1

Pada menit ke-70, pelatih Bojan Hodak melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Gustavo Franca dan Kastaneer untuk memasukkan David da Silva serta Robi Darwis. Tak lama berselang, hujan deras mengguyur stadion GBLA. Namun cuaca buruk itu tak menyurutkan semangat juang pasukan Pangeran Biru.

Masuknya David da Silva terbukti menjadi keputusan tepat. Pada menit ke-79, ia mencetak gol ketiga PERSIB. Gol ini bermula dari bola muntah hasil sepakan Marc Klok yang gagal diantisipasi bek Persis. David yang berdiri bebas di depan gawang dengan mudah menyontek bola masuk dan memperbesar keunggulan menjadi 3-0.

Tertinggal tiga gol tak membuat Persis menyerah begitu saja. Tim asuhan Ong Kim Swee menunjukkan daya juang tinggi di sisa laga. Tekanan mereka membuahkan hadiah penalti pada menit ke-89 setelah Robi Darwis dianggap melanggar Samsul Arif di dalam kotak terlarang. Lautaro Belleggia yang maju sebagai eksekutor sukses memperdaya kiper Teja Paku Alam dan mengubah skor menjadi 3-1.

Pada masa tambahan waktu, tepatnya menit ke-90+4, Persis kembali mencetak gol. Kali ini giliran Sho Yamamoto yang mencatatkan namanya di papan skor. Melalui skema serangan cepat dari sisi kiri, winger asal Jepang itu melepaskan tendangan keras ke tiang jauh yang gagal ditepis Teja.

Baca juga: Target Juara Grup G, Saddil Tegaskan PERSIB Akan Tempur Total di Markas Lion City Sailors

Namun, upaya Persis untuk menyamakan kedudukan tak mendapat cukup waktu. Ketegangan yang meningkat di tengah lapangan membuat wasit memutuskan untuk menyudahi laga beberapa menit lebih awal demi alasan keamanan.

Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi PERSIB sepanjang musim. Di bawah racikan Bojan Hodak, tim asal Bandung ini tampil konsisten dengan menggabungkan permainan menyerang, kerja sama solid, serta kekuatan individu yang mumpuni.

“Saya sangat bangga dengan perjuangan para pemain. Ini bukan hanya kemenangan di satu pertandingan, tapi hasil kerja keras selama satu musim penuh. Para pemain, staf, dan suporter semua layak merayakan ini,” ujar Hodak seusai pertandingan.

Gelar juara ini menjadi pelipur lara bagi publik Bandung yang sudah menanti lama sejak terakhir kali merasakan manisnya trofi juara liga pada 2014. Dengan skuad yang solid dan pelatih berpengalaman, PERSIB kini memasuki babak baru sejarah mereka sebagai kampiun Liga 1 2024/2025. (RED)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru