Gandeng King's College London, Jawa Timur Hadirkan Program Magister Ekonomi Digital di Singhasari

harianmerahputih.id
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan keterangan pers usai menerima delegasi King's College London di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (29/5/2025).

MERAHPUTIH I SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menjalin kemitraan strategis dengan King's College London untuk membuka program magister (S2) di bidang ekonomi digital dan masa depan digital (digital future) yang berlokasi di kawasan Singhasari, Kabupaten Malang. Program ini menjadi bagian dari upaya mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Jawa Timur agar mampu bersaing di panggung global.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh salah satu universitas terbaik dunia itu kepada Jawa Timur. Ia menilai kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan pendidikan tinggi berkelas dunia di daerah.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

“Kami menyampaikan terima kasih bahwa tim dari King's College London telah memberikan kepercayaan kepada Singhasari di Jawa Timur untuk membuka program magister di bidang digital ekonomi dan digital future,” ujar Khofifah saat menerima delegasi King's College London di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (29/5/2025).

Khofifah menegaskan bahwa kualitas pendidikan yang diberikan di kampus Singhasari akan setara dengan yang diterima mahasiswa di kampus utama King's College London di Inggris. Hal ini ditegaskan langsung oleh Vice President International Engagement and Service King’s College London, Prof Funmi Olonisakin, dalam kunjungan tersebut.

“Profesor Funmi tadi menyampaikan bahwa beliau menjamin kualitas dari mereka yang kuliah di Singhasari sama dengan yang ada di kampus utama King's College London. Ini menjadi sangat penting, karena King's College London berada pada peringkat 40 besar universitas terbaik dunia,” ungkap Khofifah.

Tak hanya itu, mahasiswa program ini juga akan mendapat pengalaman internasional secara langsung. Mereka akan berkesempatan mengikuti program studi selama dua hingga tiga minggu di kampus utama King's College London di London, Inggris. Pengalaman tersebut dinilai akan memperkuat pemahaman budaya akademik global dan memperluas wawasan para mahasiswa.

“Ini juga akan menjadi bagian dari penguatan karakter dan wawasan global para mahasiswa. Dengan dukungan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan, kami berharap lebih banyak putra-putri terbaik Indonesia, khususnya dari Jawa Timur, bisa mengikuti program ini,” tutur Khofifah.

Dalam kesempatan yang sama, Prof Funmi Olonisakin menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kerja sama ini tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, termasuk Gubernur Khofifah, British Council, Kedutaan Besar Inggris, serta Konsul Inggris di Surabaya.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

"Ibu Gubernur yang terhormat, Yang Mulia, terima kasih banyak atas sambutan hangat Anda kepada kami di Surabaya, dan juga sambutan kepada King's College London serta kemitraan kami dengan Singhasari," ucap Prof Funmi.

Menurutnya, program kerja sama ini telah dimulai dengan baik, dan saat ini telah tersedia dua program magister yang aktif. Satu program tambahan sedang dikembangkan untuk menambah portofolio pendidikan di lokasi tersebut. Selain kuliah daring dan tatap muka, mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman belajar langsung di kampus King's College London.

“Kami sangat menghargai dukungan yang diberikan oleh pemerintah Jawa Timur. Kami dan seluruh delegasi menikmati kunjungan ini dan berharap kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan dan inovasi di Indonesia,” ujar Prof Funmi.

Pengembangan kawasan Singhasari sebagai hub inovasi dan pendidikan bertaraf internasional menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menyiapkan SDM unggul untuk menghadapi tantangan ekonomi digital global. Hadirnya King's College London diyakini akan memberi akselerasi bagi lahirnya generasi baru profesional digital Indonesia dari Jawa Timur.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Program ini dirancang tidak hanya untuk mencetak lulusan dengan kompetensi tinggi, tetapi juga untuk mendorong kolaborasi riset dan inovasi antara akademisi Inggris dan Indonesia. Pemerintah daerah akan terus melakukan sosialisasi agar lebih banyak masyarakat mengetahui peluang ini dan memanfaatkannya secara maksimal.

“Ini adalah bagian dari transformasi pendidikan di era digital. Kami berharap kolaborasi dengan King's College London bisa menjadi model untuk pengembangan program serupa di masa depan,” ujar Khofifah.

Dengan sinergi antara institusi pendidikan internasional, pemerintah, dan sektor pendanaan pendidikan, program ini diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, progresif, dan kompetitif secara global. (dpr)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru