Lonjakan Kematian Warga Australia di Bali, Pemerintah Setempat Keluarkan Imbauan Perjalanan

harianmerahputih.id
Sebuah peringatan telah dikeluarkan kepada warga Australia yang hendak bepergian ke Indonesia, khususnya Bali

MERAHPUTIH I CANBERRA – Pemerintah Australia melalui situs resmi Smartraveller mengeluarkan peringatan keras kepada warganya yang hendak bepergian ke Indonesia, khususnya Bali. Imbauan ini menyusul meningkatnya kasus kecelakaan dan kematian warga Australia dalam beberapa bulan terakhir di pulau yang menjadi tujuan wisata favorit tersebut.

Dalam pembaruan yang dirilis pada Jumat (31/5/2025), Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia meminta para pelancong untuk bersikap “sangat hati-hati” saat berlibur di Bali. Peringatan ini didasari oleh beberapa insiden tragis, termasuk kasus tenggelamnya wisatawan di pantai tanpa penjagaan.

Baca juga: Prabowo dan Paul Keating Bahas Isu Strategis Kawasan di Sydney

“Gelombang besar dan arus balik yang kuat (rip current) telah menyebabkan sejumlah warga Australia tenggelam,” demikian pernyataan dalam laman resmi Smartraveller.

Peringatan juga diberikan terkait risiko konsumsi makanan dan minuman di tempat umum. Kasus minuman yang mengandung zat kimia berbahaya, termasuk metanol, telah dilaporkan terjadi di Bali dan Lombok. Beberapa korban mengalami keracunan serius, bahkan ada yang meninggal dunia.

Imbauan ini dikeluarkan hanya dua hari setelah Byron Haddow, seorang pemuda asal Sunshine Coast berusia 23 tahun, ditemukan meninggal saat berlibur di Bali. Penyebab kematiannya hingga kini belum dipastikan.

Baca juga: Presiden Prabowo Apresiasi Sambutan Hangat Australia, Kukuhkan Komitmen Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan

Dalam kurun enam bulan terakhir, sedikitnya tiga warga Australia dilaporkan meninggal akibat insiden terkait air di Indonesia.

Selain itu, Smartraveller juga mengingatkan tentang keberadaan buaya air asin yang bisa ditemui di sungai dan danau di beberapa wilayah Indonesia.

Baca juga: Hangatnya Diplomasi di Istana Merdeka: Prabowo dan Lula Rayakan Persahabatan Indonesia–Brasil

Dalam panduan perjalanannya, situs tersebut menyertakan daftar etika dan kebiasaan lokal yang harus dihormati para wisatawan, serta menyarankan pemeriksaan menyeluruh atas kondisi paspor. Banyak kasus ditemukan di mana wisatawan ditolak masuk ke Indonesia karena paspor yang rusak, sobek, atau terkena air.

Bali tetap menjadi destinasi utama bagi wisatawan Australia, dengan jumlah pengunjung tahunan yang melebihi satu juta orang. Namun, dengan maraknya insiden belakangan ini, pemerintah Australia berharap warganya lebih waspada dan mematuhi panduan keselamatan selama berada di Indonesia. (RED)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru