MERAHPUTIH I SURABAYA — Di tengah kekhawatiran masyarakat atas kemungkinan kembali merebaknya virus corona, Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta seluruh warga untuk tetap tenang, waspada, dan tidak larut dalam kepanikan. Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyusul mencuatnya kembali pembicaraan publik terkait ancaman penyakit menular, termasuk Covid-19.
Emil menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk panik, namun masyarakat tetap perlu menjaga kewaspadaan dengan menjalankan budaya hidup bersih dan sehat. Menurut dia, menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan bukan hanya penting saat pandemi, tetapi juga menjadi fondasi dalam pencegahan berbagai penyakit menular.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
“Jadi, jangan seperti punya anggapan, bahwa Pak Wagub menebarkan ini Covid-19 lagi. Ini saya sudah trauma, bukan. Ini standar, tidak usah kemudian timbul sebuah kepanikan,” ujar Emil, merespons kegelisahan yang mulai merebak di sejumlah wilayah, Sabtu (7/6/2025).
Emil menekankan bahwa sikap sederhana seperti menutup hidung dan mulut saat bersin serta menggunakan masker saat sakit, merupakan langkah-langkah mendasar yang seharusnya sudah menjadi kebiasaan kolektif masyarakat.
"Begini, saya tidak mau menimbulkan sesuatu, seakan-akan ketakutan ada Covid-19 lagi. Sebenarnya tidak demikian. Tetapi bahwasanya kalau kita itu bersin, jangan di depan orang lain, itu kan standar," kata Emil.
Kepada masyarakat, Emil juga menyampaikan pentingnya kembali menginternalisasi nilai-nilai pembelajaran dari masa pandemi yang lalu. Ia menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 seharusnya menjadi pelajaran penting bahwa kesehatan tidak bisa dinegosiasikan, dan masyarakat harus membekali diri dengan kesadaran akan pencegahan.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
“Memang, kita semua harus belajar dari momen Covid-19. Kita harus punya mekanisme untuk menjaga diri kita dari segala penyakit, melalui budaya hidup bersih dan sehat,” ujarnya.
Pernyataan Emil tersebut muncul di tengah meningkatnya percakapan daring dan laporan media sosial terkait munculnya kembali sejumlah gejala mirip flu di beberapa daerah. Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai adanya lonjakan kasus Covid-19, pemerintah daerah merasa perlu mengingatkan masyarakat untuk tidak abai terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri belum mengeluarkan kebijakan khusus terkait pembatasan aktivitas masyarakat, namun Emil menegaskan bahwa langkah-langkah preventif akan terus digalakkan melalui edukasi dan sosialisasi kepada publik.
Baca juga: Wagub Emil Tegaskan Peran Strategis PMI dalam Fondasi Kesehatan Jatim
"Kita ingin agar masyarakat tetap rasional dan tidak terjebak dalam ketakutan yang berlebihan. Kesehatan itu tanggung jawab bersama, dan dimulai dari kesadaran pribadi," pungkasnya.
Dengan situasi yang terus berkembang, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengikuti arahan resmi dari otoritas kesehatan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga mengingatkan media massa untuk turut berperan aktif dalam menyampaikan informasi yang akurat dan menenangkan publik. (red)
Editor : Redaksi