SPMB Tahap Dua Dibuka, Dindik Jatim Sediakan Kuota 25 Persen Lewat Jalur Prestasi Akademik

harianmerahputih.id
Dindik Jatim resmi membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap kedua untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui jalur Nilai Prestasi Akademik

MERAHPUTIH I SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan (Dindik) resmi membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap kedua untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) mulai Minggu, 22 Juni 2025. Jalur yang dibuka dalam tahap ini adalah jalur Nilai Prestasi Akademik, yang diperuntukkan bagi siswa-siswi dengan capaian nilai rapor unggul.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Dindik Jatim di spmb.jatimprov.go.id dan dibuka tepat pukul 00.01 WIB dan berakhir pada 23 Juni 2025 piku 21.00 WIB.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa jalur ini ditujukan bagi calon peserta didik yang sebelumnya belum berhasil lolos pada tahap pertama, termasuk di antaranya jalur afirmasi, mutasi orang tua, maupun jalur prestasi non-akademik seperti perlombaan.

“Kuota pada jalur Nilai Prestasi Akademik ini kami alokasikan sebesar 25 persen dari total daya tampung masing-masing sekolah. Jadi, ini menjadi kesempatan penting bagi siswa yang masih belum mendapatkan tempat,” ujar Aries, Minggu (22/6/2025).

Seleksi Berdasarkan Nilai dan Indeks Satuan Pendidikan
Berbeda dari jalur sebelumnya, seleksi pada jalur ini tidak mempertimbangkan zonasi atau jarak tempat tinggal, melainkan murni berbasis capaian akademik. Penilaian akhir dilakukan berdasarkan gabungan rerata nilai rapor dari semester 1 hingga semester 5 dan indeks satuan pendidikan dari sekolah asal (SMP atau MTs).

“Komposisi bobotnya kami tetapkan sebesar 60 persen untuk rerata nilai rapor dan 40 persen untuk indeks sekolah asal,” jelas Aries.

Tujuh mata pelajaran utama dijadikan acuan dalam perhitungan nilai rapor, yakni Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Bahasa Inggris.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Aries menyebut bahwa sistem ini telah dirancang sedemikian rupa untuk memberikan kesempatan yang adil kepada siswa-siswi yang memang menunjukkan konsistensi prestasi akademik sepanjang masa belajar di jenjang pendidikan sebelumnya.

Pilihan Sekolah Fleksibel
Dalam tahap ini, calon peserta didik diberikan keleluasaan untuk memilih hingga tiga sekolah. Skema pemilihan sekolah pun cukup fleksibel: bisa tiga sekolah di dalam wilayah rayon yang sama, dua sekolah di dalam rayon dan satu di luar rayon namun masih dalam kabupaten/kota yang sama, atau satu sekolah di luar kabupaten/kota yang berbatasan langsung.

“Fleksibilitas ini kami harapkan bisa memperluas peluang siswa untuk masuk ke sekolah yang sesuai dengan minat dan potensi akademiknya, tanpa terhambat batasan administratif,” imbuh Aries.

Tahap kedua ini sekaligus menjadi penutup rangkaian seleksi penerimaan murid baru di tingkat SMA negeri se-Jawa Timur untuk tahun ajaran 2025/2026. Proses seleksi dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan hasil akhir diumumkan melalui laman resmi Dindik.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Transparansi dan Akuntabilitas Ditekankan
Dindik Jatim juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan seleksi ini. Aries memastikan bahwa seluruh proses dilakukan secara digital dan terintegrasi, sehingga setiap peserta bisa memantau status pendaftarannya secara real-time.

“Kami juga membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan kejanggalan atau kendala teknis. Prinsipnya, kami ingin memastikan proses ini berlangsung jujur, adil, dan akuntabel,” tutup Aries.

Dengan dibukanya jalur ini, pemerintah berharap siswa-siswi Jawa Timur yang memiliki prestasi akademik mumpuni dapat memperoleh kesempatan belajar di sekolah yang sesuai dengan potensi mereka, sekaligus mendorong semangat kompetisi yang sehat di kalangan pelajar. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru