Gemilang di GOR Ken Arok, Wushu Kota Batu Panen Medali

harianmerahputih.id
kontingen wushu Kota Batu tampil memukau dan berhasil meraup delapan medali: dua emas, lima perak, dan satu perunggu.

MERAHPUTIH I MALANG – Setelah cabang olahraga tenis meja dan dansa sport menyumbangkan medali awal, giliran tim wushu Kota Batu unjuk gigi. Berlaga di GOR Ken Arok, Kota Malang, kontingen wushu Kota Batu tampil memukau dan berhasil meraup delapan medali: dua emas, lima perak, dan satu perunggu.

Prestasi ini menjadikan cabang wushu sebagai salah satu tulang punggung perolehan medali Kota Batu di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025. Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Gelontorkan Rp42,7 Miliar untuk Atlet Berprestasi: Eri Cahyadi Tegaskan Bonus Bukan Sekadar Uang

“Tim Wushu kita berhasil merebut 2 medali emas, 5 medali perak, dan 1 medali perunggu. Ini pencapaian luar biasa,” ujar Sentot saat ditemui usai pertandingan, Rabu (25/6).

Dua medali emas datang dari nomor Taolu. Chase Maximillian Chen berjaya di nomor Qiang Shu, sementara Randhu Prana Widya menyabet emas dari nomor Taiji. Tak berhenti di situ, Chase juga menambah satu perak dari nomor Chang Quan putra.

Baca juga: Kembali Juara Porprov Jatim 2025, Surabaya Akui Target Emas Tak Tercapai—Bonus Tetap Mengalir

Perjuangan para atlet putri juga patut diacungi jempol. Jocelyn Claire Susanto tampil konsisten dengan torehan satu perak dari nomor Gun Shu Toya dan satu perunggu dari Chang Quan putri. Tambahan tiga medali perak lainnya diraih Ersyalina Evanty dari nomor Wingchun serta Celeste Maximilliana Chen di nomor Chang Quan dan Qiang Shu putri.

Menurut pelatih tim Wushu Kota Batu, Atik Yulianti, hasil ini merupakan lompatan signifikan dari capaian sebelumnya. Ia menilai, konsistensi latihan dan kekompakan tim menjadi kunci utama. “Anak-anak tampil luar biasa. Kami sudah bekerja keras selama persiapan. Tapi perjuangan belum selesai, karena Sanda akan segera bertanding. Kami siap,” tutur Atik.

Baca juga: Bojonegoro Lampaui Target, Torehkan Prestasi Terbaik di Porprov Jatim 2025

Sebagai bentuk apresiasi, KONI Kota Batu memberikan bonus sebesar Rp7,5 juta kepada masing-masing peraih medali emas. Bonus diserahkan langsung oleh Ketua KONI di atas podium kemenangan.

Cabang wushu kini menjadi lokomotif prestasi Kota Batu di Porprov 2025. Harapan pun mengalir agar cabang Sanda yang akan bertanding berikutnya mampu menorehkan kisah sukses serupa. “Wushu Kota Batu tahun ini sangat luar biasa, terutama di nomor Taolu. Kita optimis Sanda akan menyusul,” kata Sentot menutup wawancara. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru