Mengawali Diplomasi di Tengah Transisi, Presiden Prabowo Terima PM Malaysia di Jakarta

harianmerahputih.id
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, dalam sebuah pertemuan bilateral terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/6/2025).

MERAHPUTIH I JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengawali babak baru kepemimpinannya dengan menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, dalam sebuah pertemuan bilateral terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/6/2025). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kedua negara serumpun, sekaligus tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dalam rangkaian KTT ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur, akhir Mei lalu.

Sebelum memasuki ruang pertemuan, PM Anwar terlebih dahulu menerima penghormatan militer dalam upacara kenegaraan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang kemudian dilanjutkan dengan penyambutan resmi di halaman Istana Merdeka. Momen tersebut mencerminkan eratnya hubungan diplomatik yang terus dipupuk sejak kedua negara menjalin relasi formal pada 1957.

Baca juga: Prabowo Minta Pendidikan Lingkungan Masuk Silabus, Pemerintah Gerak Cepat Tangani Bencana

Presiden Prabowo dan PM Anwar membuka pertemuan dengan saling memperkenalkan jajaran menteri dan delegasi masing-masing. Dari pihak Indonesia, hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta sejumlah menteri bidang strategis seperti Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto, Menteri Komunikasi Digital Meutya Hafid, Menteri Investasi dan Hilirisasi Roeslan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sementara dari pihak Malaysia, turut serta Menteri Luar Negeri Dato’ Seri Utama Haji Mohamad bin Haji Hasan, Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Datuk Seri Utama Tengku Zafrul bin Tengku Abdul Aziz, Menteri Pendidikan Tinggi Dato’ Seri Diraja Zambry bin Abdul Kadir, Menteri Komunikasi Datuk Ahmad Fahmi bin Mohamed Fadzil, dan Menteri Perkebunan dan Komoditas Datuk Seri Johari bin Abdul Ghani.

Baca juga: Pemerintah Kebut Penanganan Tanggap Darurat, Presiden Prabowo Instruksikan Bantuan Diprioritaskan

Pertemuan ini bukan hanya menjadi kunjungan balasan dari pihak Malaysia atas kehadiran Prabowo di Kuala Lumpur, tetapi juga momentum strategis dalam menyusun agenda Konsultasi Tahunan ke-13 antara kedua negara, yang dijadwalkan berlangsung tahun ini.

Menurut keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri Malaysia, kedua kepala pemerintahan diperkirakan membahas sejumlah isu penting dalam kerja sama bilateral, termasuk perkembangan pasca-KTT ASEAN ke-46, hubungan ASEAN dengan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), dan dinamika hubungan ASEAN–China yang kini menjadi perhatian kawasan.

Baca juga: Presiden Prabowo–Ratu Maxima Bahas Akselerasi Inklusi Finansial, Indonesia Siapkan Terobosan Kebijakan

Isu-isu strategis lain seperti penanganan pekerja migran, perdagangan lintas batas, pendidikan tinggi, serta penguatan kerja sama dalam bidang teknologi dan hilirisasi industri turut masuk dalam agenda dialog. Isu kelapa sawit dan kebijakan lingkungan hidup regional juga diperkirakan mengemuka, mengingat kedua negara merupakan pemain utama dalam industri tersebut. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru