Anggar Porprov Jatim IX 2025 Resmi Dimulai: 184 Atlet Bersaing Rebut Medali di Malang

harianmerahputih.id
cabang olahraga anggar resmi dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025, Senin (30/6).

MERAHPUTIH I MALANG – Gema semangat kompetisi mulai menggema dari GOR Divisi Infanteri II Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, ketika cabang olahraga anggar resmi dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025, Senin (30/6). Sebanyak 184 atlet dari 18 kota dan kabupaten se-Jawa Timur akan beradu ketangkasan dan strategi hingga 4 Juli 2025 dalam upaya mengukir prestasi terbaik di salah satu cabang olahraga bergengsi ini.

Pertandingan anggar tahun ini mempertandingkan 12 nomor, masing-masing terdiri dari kategori perorangan dan beregu untuk tiga kelas senjata yakni sabel, floret, dan degan (degen). Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI), Agus Suparmanto, hadir langsung untuk membuka secara resmi pertandingan yang disebutnya sebagai momentum penting pembinaan prestasi atlet daerah.

Baca juga: Pemkot Surabaya Gelontorkan Rp42,7 Miliar untuk Atlet Berprestasi: Eri Cahyadi Tegaskan Bonus Bukan Sekadar Uang

“Penyelenggaraan Porprov seperti ini adalah bagian dari sistem pembinaan atlet yang harus terus dilakukan oleh seluruh provinsi di Indonesia. Kami melihat antusiasme yang tinggi dari Jawa Timur, dan ini sangat baik untuk membangun fondasi prestasi anggar nasional,” ujar Agus Suparmanto dalam sambutannya.

Dari total 20 pengurus cabang (pengcab) IKASI se-Jawa Timur, 18 di antaranya mengirimkan atlet untuk bertanding. Hanya dua daerah yang absen, yakni Magetan dan Sumenep. Meski demikian, partisipasi yang nyaris menyeluruh ini menunjukkan gairah tinggi terhadap pengembangan olahraga anggar di Jatim.

Ketua Pengprov IKASI Jawa Timur, Agung Setyawan, menegaskan pentingnya ajang ini sebagai batu loncatan bagi para atlet menuju pemusatan latihan nasional (Pelatnas). “Kami berharap para atlet menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Hasil dari Porprov ini akan menjadi indikator penting untuk seleksi Pelatnas. Ini kesempatan emas,” katanya.

Menurut Agus Suparmanto, Jawa Timur memiliki potensi besar dalam mencetak atlet anggar berkualitas. Ia bahkan mengingatkan bahwa Jatim pernah melahirkan atlet yang masuk ke jajaran kelompok olimpiade. Oleh karena itu, pihak PB IKASI menaruh harapan besar terhadap atlet-atlet muda yang tengah bertarung di Porprov kali ini.

Baca juga: Kembali Juara Porprov Jatim 2025, Surabaya Akui Target Emas Tak Tercapai—Bonus Tetap Mengalir

“Tujuan utama dari pembinaan ini adalah menyiapkan atlet untuk tahapan yang lebih tinggi, mulai dari nasional, internasional, SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade. Kami sebagai warga negara tentu mendambakan atlet Indonesia berprestasi di panggung dunia,” tegas Agus.

Untuk mendukung percepatan prestasi, PB IKASI berencana mengadakan program try out ke luar negeri, khususnya ke Korea Selatan. Negara tersebut dipilih karena telah memiliki hubungan kerja sama dengan IKASI dan menyediakan banyak kesempatan sparring untuk berbagai kelompok usia.

“Kami akan melihat hasil dari Porprov ini, siapa saja atlet yang layak untuk dikirim ke luar negeri. Korea menjadi tujuan karena selain sudah ada kerja sama, di sana juga banyak lawan tanding dari berbagai usia yang sangat cocok untuk peningkatan kualitas atlet kita,” jelas Agus.

Baca juga: Bojonegoro Lampaui Target, Torehkan Prestasi Terbaik di Porprov Jatim 2025

Agus juga memuji komitmen kuat dari Ketua Umum Pengprov IKASI Jatim, Agung Setyawan, dalam mendorong kemajuan anggar di daerah. “Kami dari PB sangat mendukung penuh upaya yang dilakukan Jawa Timur. Kami berharap daerah ini bisa terus menjadi barometer prestasi anggar nasional,” tuturnya.

Dengan jadwal pertandingan yang padat selama lima hari ke depan, para atlet ditantang untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka. GOR Kostrad Singosari pun akan menjadi saksi pertarungan penuh determinasi, strategi, dan semangat sportivitas para pendekar muda anggar dari berbagai penjuru Jawa Timur.

Jika Porprov adalah awal, maka medan yang lebih luas tengah menanti: panggung nasional, dan jika memungkinkan, internasional. Dari arena kecil di Singosari, impian besar itu mulai ditempa. (dpr)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru