10 Gelandang Paling Produktif Sepanjang Masa

harianmerahputih.id
10 Gelandang paling Produktif Sepanjang Masa

MERAH PUTIH | Surabaya - Gelandang adalah sistem saraf pusat dari lapangan sepakbola. Para pemain yang termasuk dalam role ini memiliki pengaruh yang nyata dalam permainan. Namun, pada umumnya gelandang hanya dinilai sebagai pengatur permainan alih-alih pencetak gol.

Tapi jangan salah. Ada sederet pemain gelandang yang juga piawai mencetak gol. Tengok saja, ada nama-nama mentereng macam Gheorghe Hagi, Diego Maradona, Enzo Francescoli dan Johan Cruyff. Mereka adalah midfielder yang brilian.

Baca juga: Kapten Persija Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025, Gol Spektakulernya Guncang Dunia

Membandingkan mereka tentu saja akan absurd. Untungnya, sepak bola adalah olahraga yang tercatat. Ada peringkat statistik yang mendasarkan jumlah gol yang dicetak oleh para gelandang hebat. Anda akan terkejut mengetahui tidak ada nama-nama di atas yang masuk dalam daftar ini.

Siapa saja para gelandang paling produktif sepanjang masa itu?

10. Lothar Matthäus - 227 gol

Gelandang eksplosif asal Jerman ini adalah seorang pemimpin yang besar bersama Bayern Munich dan Inter Milan. Matthäus sendiri terus menjadi kapten tim baik di level klub maupun timnas. Ketika Jerman menjuarai Piala Dunia FIFA 1990, Matthaus mencetak empat gol.

Selain kemampuannya mengolah bola, yang terbaik dari Matthaus adalah umpannya yang brilian. Hingga gantung sepatu, Matthäus mengakhiri karirnya dengan 227 gol resmi. Rekor yang luar biasa ini menjadikannya salah satu gelandang paling efektif sepanjang masa.

9. Jan Ceulemans - 230 gol

Mungkin nama satu ini asing bagi telingga penggila bola sekalipun. Jan Ceulemans sejatinya ditunjuk sebagai kapten timnas Belgia pada perhelatan Piala Dunia 1986. Pada masa itu, Jan Ceulemans merupakan salah satu pemain bintang. Hanya saja, pada masa yang sama, Belgia dianggap sebagai underdog abadi.

Namun demikian, bintang Club Brugge dalam 96 caps-nya bareng timnas Belgia, dia mampu menceploskan 22 gol. Secara keseluruhan, Jan Ceulemans mencetak 230 gol. Catatan ini membuatnya menjadi salah satu gelandang paling produktif sepanjang sejarah sepak bola.

8. Ricardo Kaka - 237 gol

Kaka ditakuti karena kemampuannya mencetak gol dari jarak jauh. Keterampilannya itu acap kali memuai pujian bahkan dari striker terbaik di Serie A.

Mantan gelandang AC Milan ini adalah satu dari hanya delapan pemain dalam sejarah yang memenangkan Piala Dunia FIFA, Liga Champions UEFA, dan Ballon d'Or.

Kaka mengakhiri karirnya dengan total 237 gol. Gelandang asal Brasil ini mempunyai aura yang kemungkinan tidak akan pernah terlihat lagi di lapangan hijau.

7. Socrates - 258 gol

Gelandang Brasil ini terkenal karena kecerdasannya baik di dalam maupun di luar lapangan. Kepribadiannya yang eksentrik membuatnya mendapatkan gelar "Doctor Socrates". Julukan itu setali tiga uang dengan gaya bermain Brasil yang mengusung jogo bonito alias permainan yang indah.

Kehadiran Socrates di lapangan terbukti sangat efektif. Keterampilannya memosisikan diri sebagai pemain tengah maupun dalam permainan, membuatnya mencetak banyak gol sepanjang kariernya. Gelandang tengah ini mengakhiri karirnya dengan 258 gol resmi. Dan dia adalah salah satu legenda Brasil.

6. Frank Lampard - 303 gol

Baca juga: Garuda Gagal Curi Poin di Jeddah, Tumbang Tipis 2-3 dari Arab Saudi

Frank Lampard mencapai puncak permainannya di bawah tangan dingin Jose Mourinho. Pada masa jayanya, Lampard bermain bareng pemain-pemain tangguh macam Michael Ballack dan Didier Drogba. Walau begitu, namanya lebih sering tercatat sebagai pencetak gol daripada assist.

Dari sudut pandang statistik, secara total Lampard menorehan 303 gol. Hal ini bisa dibilang unik lantaran dia bermain di belakang pemain penyerang.

5. Bobby Charlton - 309 gol

Timnas Inggris memang tidak memiliki banyak hal untuk dibanggakan dalam beberapa dekade terakhir. Tetapi pada era 1960-an, mereka adalah tim yang mengerikan. Dengan sederet pemain seperti Bobby Moore, Roger Hunt, dan Geoff Hurst, Inggris telah mengintimidasi, bahkan sebelum pertandingan berlangsung.

Namun di balik sederet nama hebat itu, ada nama Bobby Charlton. Dialah yang sejatinya menciptakan intimidasi permainan timnas Inggris. Sir Bobby Charlton dikenal karena tendangan jarak jauh dari luar petak penalti. Sepanjang karirnya, legenda Manchester United ini mencetak total 309 gol. Dia secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Setan Merah.

4. Teofilo Cubillas - 340 gol

Teofilo Cubillas mengakhiri karirnya dengan 340 gol resmi, termasuk 26 gol untuk negaranya. Pemain asal Peru itu mencapai puncaknya pada Piala Dunia 1978. Ketika itu, dia mencetak lima gol, kalah satu bola dari penyabet Sepatu Emas asal Argentina, Mario Kempes.

Penampilan luar biasa Peru di panggung sepakbola terbesar itu membuatnya mendapatkan status legendaris. Di Peru, Teofilo Cubillas dipuja sebagai Dewa sepakbola hingga hari ini.

3. Michel Platini - 353 gol

Baca juga: Erick Thohir Apresiasi Surabaya: Kota Pahlawan Jadi Laboratorium Talenta Muda Sepak Bola Indonesia

Bermain di belakang trisula penyerang tajam seperti Paolo Rossi, Zbigniew Boniek, dan Roberto Bettega, tak membuat Michel Platini redup. Gelandang asal Prancisi ini dikenal dengan keterampilannya mencetak gol dari bola mati. Tetapi, tak banyak yang tahu kalau sejatinya Michel Platini juga piawai dalam mencetak gol secara reguler.

Platini sendiri memenangkan gelar Serie A bersama Juventus pada tahun 1984 dan 1986. Dia memimpin timnas Prancis meraih gelar juara di Euro 1984 dengan sembilan gol dalam lima pertandingan. Gelandang serang ini juga memainkan peran penting dalam kemenangan Juventus dalam Piala Eropa 1985. Platini mengakhiri karirnya dengan 353 gol resmi di semua kompetisi.

2. Fritz Walter - 390 gol

Fritz Walter adalah pemain yang paling berpengaruh ketika Jermanb menggondol Piala Dunia 1954. Bermain di belakang saudaranya Ottmar Walter dan pemain seperti Max Morlock sebagai gelandang serang, kemampuan Fritz Walter di lini tengah menghasilkan kemenangan yang melawan Hungaria yang ketika itu, perkasa.

Fritz Walter adalah pencetak gol yang produktif. Kemampuannya membaca permainan membawanya sebagai salah satu gelandang paling produktif sepanjang masa dengan total 390 gol sepanjang kariernya.

1. Zico - 476 gol

Mahkota Piala Dunia 1982 seharusnya menjadi milik Zico. Gelandang serang itu mencetak empat gol. Namun, mahkota itu harus dia relakan kepada Paolo Rossi dari Italia yang sukses membawa Gli Azzuri juara.

Zico sendiri mengakhiri karirnya dengan 477 gol yang mencengangkan sebagai seorang gelandang. Jumlah ini kemungkinan tidak akan pernah ditandingi oleh gelandang lainnya.

Itulah 10 gelandang paling produktif sepanjang masa. Apakah salah satunya ada yang menjadi idolamu?

Editor : Rangga Putra

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru