MERAHPUTIH I BANYUWANGI — Harapan untuk menemukan seluruh korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali terus diupayakan. Tim pencarian dan pertolongan gabungan kembali menemukan satu jasad yang diduga kuat merupakan korban kecelakaan kapal tersebut, Minggu (6/7/2025) petang. Penemuan ini menambah jumlah korban ditemukan menjadi 38 orang, terdiri dari 30 selamat dan 8 meninggal dunia. Sementara itu, 27 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Penemuan terbaru dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh Tim Search and Rescue Unit (SRU) Darat yang bekerja sama dengan sejumlah nelayan lokal. Jasad ditemukan dalam posisi telungkup mengapung di perairan Tapak Guwo, kawasan pesisir selatan Banyuwangi.
Baca juga: Polisi Beber Fakta Baru, Bus RSBS Jember Tabrak Tebing Tanpa Jejak Pengereman
"Nelayan yang tergabung dalam tim Selendang Sutro bersama SRU Darat menemukan jenazah laki-laki. Ditemukan sekitar 5,7 mil laut dari titik terakhir kapal hilang,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes (Pol) Rama Samtama Putra, saat memberikan keterangan di Posko SAR Banyuwangi, Minggu malam.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi ke darat. Proses penarikan memakan waktu sekitar satu setengah jam karena medan laut yang cukup menantang.
Baca juga: Gubernur Khofifah Besuk Korban Kecelakaan di Jember, Serahkan Santunan
"Jasad tiba di Pantai Muncar sekitar pukul 17.30 WIB. Saat ini dalam perjalanan menuju RSUD Blambangan untuk keperluan identifikasi," ujar Rama.
Namun, hingga kini belum diketahui identitas pasti korban. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri masih melakukan proses identifikasi awal guna mencocokkan data korban dengan laporan keluarga yang masih mencari anggota mereka.
Baca juga: Gubernur Khofifah Takziah, Serahkan Santunan dan Dorong Evaluasi Jalur Rawan di Probolinggo
“Jenis kelamin laki-laki, tapi ciri lain belum bisa kami sampaikan. Kami menunggu proses identifikasi lengkap dari tim DVI,” kata Rama. (red)
Editor : Redaksi