PC Ketapang II Sosialisasikan Pengeboran Migas di Laut Sampang

harianmerahputih.id
sosialisasi pengeboran sumur migas oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PC Ketapang II Ltd. di Lapangan Bukit Tua.

MERAHPUTIH I SAMPANG – Upaya memperkuat ketahanan energi nasional terus dilakukan. Kali ini, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PC Ketapang II Ltd. menggelar sosialisasi pengeboran sumur migas di Lapangan Bukit Tua, wilayah lepas pantai Kabupaten Sampang.

Kegiatan tersebut digelar pada pekan pertama Juli 2025 dan dihadiri sejumlah pihak terkait. Mulai dari Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Vice President PC Ketapang II Ltd., perwakilan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Sekda Kabupaten Sampang, Danlanal Batuporon, Forkopimda, hingga perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan ESDM Jatim Rendy Herdijanto menyatakan bahwa Pemprov Jatim siap mendukung penuh kegiatan eksplorasi migas di wilayah tersebut.

“Kami siap mengawal dan mendukung upaya pencapaian target produksi migas nasional sesuai arahan Presiden Prabowo,” tegasnya, Kamis (17/7).

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Pihak PC Ketapang II Ltd. juga menegaskan bahwa pengeboran yang akan dilakukan bukan sekadar proyek teknis, tetapi bagian dari kontribusi terhadap program strategis nasional.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen kami mendukung ketahanan energi nasional,” kata perwakilan PC Ketapang II dalam forum.

Lokasi pengeboran berada di anjungan BTJT-B, sekitar 22 kilometer dari bibir pantai. Area ini masuk dalam kategori Daerah Terbatas Terlarang (DTT) dan sudah memiliki fasilitas produksi seperti satu terminal, dua wellhead platforms, satu Floating Production Storage and Offloading (FPSO), serta 16 sumur aktif.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Jadwal kegiatan sudah disusun sistematis. Setelah sosialisasi, mobilisasi peralatan dilakukan pada minggu kedua Juli, dan pengeboran dijadwalkan mulai minggu ketiga bulan yang sama.

Semua pihak yang hadir menyepakati pentingnya sinergi lintas sektor agar seluruh proses berjalan aman dan lancar. Sosialisasi ini juga jadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara industri energi dan masyarakat pesisir, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan laut. (red) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru