Persib Kembali ke Kandang, Siap Hadapi Tantangan Baru di Musim 2025/2026

harianmerahputih.id
Pemain PERSIB berlatih di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa, 29 Juli 2025. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

MERAHPUTIH I BANDUNG – Setelah sepuluh hari menjalani pemusatan latihan di Thailand, suasana pagi di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (29/7/2025), terasa berbeda. Sorak tawa, peluh, dan semangat mengisi udara saat para pemain Persib Bandung kembali menjejakkan kaki di rumah mereka.

Ini bukan sekadar latihan biasa. Bagi pelatih Bojan Hodak, sesi pagi itu adalah momen penting untuk menyatukan kembali energi tim setelah jeda pendek dan menyambut musim yang penuh harapan.

Baca juga: Risto Mitrevski Kembali ke Persebaya, Pemulihan Cedera Bahu Masuki Fase Penting

“Semua pemain dalam kondisi bugar. Secara fisik maupun psikologis, mereka siap. Dua hari istirahat benar-benar membantu menyegarkan semuanya,” ujar Hodak saat ditemui usai latihan.

Kembalinya Persib ke Bandung menandai fase baru dari persiapan mereka menyongsong kompetisi Liga 1 2025/2026. Namun, sebelum terjun ke laga resmi, satu agenda penting sudah menanti: pertandingan persahabatan melawan klub elite Australia, Western Sydney Wanderers, pada Sabtu (2/8/2025). Laga ini akan digelar di GBLA sebagai bagian dari rangkaian Pesta Biru, festival tahunan untuk menyambut musim baru dan mempererat hubungan klub dengan suporternya.

Bagi Hodak, laga melawan Wanderers bukan sekadar seremonial. Ia memandang pertandingan ini sebagai ujian penting bagi pasukannya.

“Mereka adalah salah satu dari empat tim terbaik di Australia dan akan bermain di Liga Champions Elite tahun depan. Menghadapi tim sekuat itu akan memberi kami pelajaran dan pengalaman berharga,” tegas pelatih asal Kroasia tersebut.

Ia menambahkan, kemenangan besar atas tim lemah tidak akan membawa timnya ke level yang diinginkan.

“Lebih baik kalah tipis atau imbang melawan lawan tangguh, tapi mendapatkan pelajaran. Itulah yang kami cari di Thailand, dan itulah yang kami harapkan dari laga Sabtu nanti,” katanya.

Pemusatan latihan di Thailand menjadi babak penting dalam upaya membentuk karakter dan kekuatan tim musim ini. Selama 10 hari, tim berlatih dalam suhu tropis yang mirip dengan kondisi cuaca Indonesia, sekaligus menghadapi tim-tim lokal yang memberikan tantangan berbeda. Dalam rangkaian uji coba di sana, Persib menghadapi lawan-lawan tangguh dari Liga Thailand, yang dikenal dengan permainan cepat dan agresif.

Baca juga: PERSIB Siap Bentrok dengan Pemuncak Klasemen, Hodak Minta GBLA Bergelegar

Meski hasil pertandingan tidak sepenuhnya diumumkan, pelatih dan staf teknis menyebut bahwa pengalaman di Thailand telah mengasah kekompakan serta respons taktis pemain.

Kini, setelah kembali ke Bandung, fokus latihan bergeser ke adaptasi dengan atmosfer kompetisi di tanah air dan persiapan taktik menghadapi Western Sydney Wanderers.

Pertandingan melawan Wanderers menjadi puncak dari Pesta Biru ajang tahunan yang menjadi selebrasi dan momentum membangun ikatan emosional antara tim dan bobotoh, sebutan bagi suporter Persib. Panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan mulai dari konser musik, bazar merchandise, hingga sesi meet and greet dengan pemain.

Lebih dari sekadar pertandingan, ini adalah pesta untuk membangkitkan semangat Bandung, mengisi kembali tribun GBLA dengan warna biru, dan menyatukan kembali harapan akan gelar juara.

Musim lalu, Persib belum mencapai target tertinggi. Namun, dengan persiapan yang lebih matang, rekrutan baru, dan semangat yang kembali menyala, musim ini diharapkan menjadi titik balik. Di bawah komando Bojan Hodak, para pemain muda dan senior mulai menemukan harmoni. Laga Sabtu nanti akan menjadi ujian pertama: sejauh mana Maung Bandung siap mengaum lebih keras di musim yang akan datang.

Baca juga: PERSIB Panaskan Mesin Jelang Hadapi Borneo FC, Tolic Pimpin Latihan di Tengah Absennya Hodak

“Ini baru permulaan,” kata Hodak menutup sesi wawancara singkat. “Kami ingin memberi yang terbaik untuk kota ini dan para bobotoh. Semua dimulai dari sini.” (red) 

 

 

-

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru