MERAHPUTIH I SURABAYA - Kepulangan seorang "pahlawan" akhirnya terjadi. Persebaya Surabaya resmi membawa pulang bek tangguh asal Brasil, Leonardo “Leo” Lelis, yang sempat menjadi bagian dari skuad Bajol Ijo di musim 2022/2023. Kabar gembira itu diumumkan lewat akun media sosial resmi klub pada Selasa malam, 5 Agustus 2025, dan langsung meledakkan antusiasme Bonek di jagat maya.
"Welcome back, Cak Leo. Wis dienteni Arek-arek ket wingi. Sampai jumpa di GBT Jumat nanti," tulis admin Instagram resmi @officialpersebaya dengan nada khas yang akrab di telinga publik Surabaya.
Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1
Bagi sebagian Bonek, nama Leo Lelis bukan sekadar pemain asing. Ia adalah sosok yang sempat menjadi jantung pertahanan Persebaya dengan gaya main agresif dan penuh semangat. Dalam balutan kostum hijau kebanggaan, ia mencatatkan 31 penampilan dan menyumbang enam gol, angka yang impresif bagi seorang bek tengah.
Tak butuh waktu lama, kolom komentar pun diserbu harapan dan semangat dari suporter. Ada yang menyebut kepulangan Leo Lelis sebagai "tanda-tanda juara", ada pula yang menilai duetnya di lini belakang bakal jadi tembok kokoh yang sulit ditembus lawan.
Tak sekadar datang, Leo langsung menjalani serangkaian tes medis sebagai syarat wajib sebelum dikontrak kembali. Hasilnya? Sempurna.
"Leo Lelis menuntaskan serangkaian tes medis hari ini (5/8/2025). Hasilnya, dia full fit untuk mengarungi BRI Super League 2025/26," tulis pernyataan resmi Persebaya.
Kepastian ini menutup spekulasi sekaligus menjawab rasa penasaran publik soal kesiapan sang pemain. Persebaya tampaknya tak main-main membangun skuad musim ini, terbukti dengan mendatangkan sembilan pemain asing, termasuk Leo Lelis.
Baca juga: PERSIB Fokus Menatap Kebangkitan, Klok: “Dua Pekan ke Depan Penentu!”
Kehadiran Lelis melengkapi puzzle ambisi besar Bajol Ijo untuk kembali bersinar di kasta tertinggi sepak bola nasional. Setelah musim lalu mengalami pasang-surut performa, manajemen bergerak cepat dan tegas dalam membentuk tim yang solid dan kompetitif.
Pelatih kepala Persebaya, yang identitasnya masih menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter, disebut-sebut turut memberikan lampu hijau atas kedatangan Lelis. Pengalaman sang pemain di Liga Indonesia diyakini akan menjadi nilai tambah, terutama dalam membimbing pemain muda di lini belakang.
Kembalinya Leo Lelis juga menjadi simbol harapan baru bagi warga Surabaya. Seorang Bonek di kolom komentar menulis, “Cak Leo balek, semangat juara iso muncul maneh. GBT bakal bergemuruh!” Komentar lain menyebut, “Ayo rek, musim iki kudu juara. Cak Leo dadi kapten e!”
Aura optimisme pun kian terasa menjelang laga kandang berikutnya yang dijadwalkan pada Jumat mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo. Tak sedikit suporter yang sudah menyusun rencana untuk menyambut Leo dengan koreografi dan chant spesial.
Baca juga: PERSIB Langsung Gaspol di Surabaya, Tanpa Pulang ke Bandung demi Persiapan Hadapi Madura United
Dalam konteks Persebaya, mendatangkan Leo Lelis bukan cuma soal transfer pemain. Ini adalah cerita tentang pulang, tentang ikatan emosional antara klub, pemain, dan suporter. Sebuah sinyal bahwa meski pernah berpisah, cinta sejati pada akhirnya akan kembali pada rumahnya.
Kini, pertanyaannya tinggal satu: mampukah Leo Lelis dan Persebaya menjawab ekspektasi besar itu dengan gelar juara?
Yang pasti, GBT bakal jadi saksi dari perjuangan yang baru saja dimulai kembali—bersama Cak Leo. (red)
Editor : Redaksi