GIIAS 2025 Kembali Hadir di Surabaya, Gaungkan Inovasi Otomotif untuk Jawa Timur

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA - Surabaya kembali menjadi panggung besar dunia otomotif. Setelah sukses menggelar pameran di ICE BSD City, Tangerang, akhir Juli lalu, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 siap menyapa warga Kota Pahlawan pada 27–31 Agustus 2025 di Grand City Convex Surabaya.

Sekretaris Gaikindo, Kukuh Kumara, pada Selasa (19/8), menegaskan bahwa Surabaya memiliki arti strategis dalam perjalanan satu dekade GIIAS. “Sudah 10 tahun GIIAS hadir di Surabaya, dan kota ini secara konsisten menjadi tuan rumah. Surabaya bukan hanya pasar otomotif yang besar, tetapi juga jendela untuk memperkenalkan inovasi kendaraan kepada masyarakat Jawa Timur,” ujar Kukuh.

Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota

Menurut Kukuh, Jawa Timur menempati posisi penting dalam peta industri kendaraan bermotor nasional. Dengan populasi besar dan daya beli yang kuat, wilayah ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi sekaligus sasaran potensial bagi produsen otomotif.

“Surabaya bagian dari upaya memperluas jangkauan industri otomotif. Peran Jawa Timur tidak bisa dikesampingkan karena provinsi ini punya kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Tantangannya tentu ada, tapi potensi Jawa Timur sangat signifikan,” lanjutnya.

Data penjualan pada pameran GIIAS 2025 di ICE BSD City menjadi bukti geliat sektor ini. Selama pameran berlangsung dari akhir Juli hingga awal Agustus, tercatat lebih dari 38 ribu unit kendaraan berhasil terjual. Angka ini menegaskan optimisme industri otomotif menghadapi tahun berjalan.

Baca juga: Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Rp55,2 Miliar, Eri Cahyadi Tegaskan Prioritas untuk Kesejahteraan Warga

Ajang GIIAS 2025 Surabaya bakal menghadirkan 30 merek kendaraan, baik roda empat maupun roda dua. Publik Jawa Timur akan disuguhi deretan produk terbaru, mulai dari kendaraan konvensional hingga model elektrifikasi yang tengah menjadi tren global.

“GIIAS bukan sekadar pameran, tapi juga sarana edukasi teknologi. Masyarakat bisa melihat langsung inovasi terkini, dari desain futuristik, fitur keamanan canggih, sampai kendaraan listrik yang menjadi masa depan industri otomotif,” terang Kukuh.

Bagi Surabaya sendiri, hajatan ini diperkirakan akan memberikan dampak lebih luas. Tidak hanya bagi industri otomotif, melainkan juga sektor pariwisata, perhotelan, dan UMKM lokal yang ikut terdongkrak dengan hadirnya ribuan pengunjung.

Baca juga: Jagat Maya Bergejolak, Pemuda Pancasila Surabaya Geram terhadap Konten Bermuatan SARA

Dalam satu dekade terakhir, Surabaya selalu berhasil menjadi tuan rumah yang mampu menghadirkan antusiasme tinggi. Kehadiran GIIAS di kota ini menjadi momentum penting bagi pelaku industri sekaligus masyarakat luas untuk melihat lebih dekat arah perkembangan otomotif Indonesia.

“GIIAS di Surabaya adalah pesta otomotif sekaligus ruang belajar bersama. Kami ingin masyarakat Jawa Timur bisa merasakan langsung bagaimana industri ini terus berkembang dan memberi warna baru bagi kehidupan,” tutup Kukuh. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru