MERAHPUTIH I JAKARTA – Timnas Indonesia mulai bersiap menghadapi agenda internasional pada bulan September mendatang. Pelatih kepala Patrick Kluivert resmi merilis 27 nama yang diproyeksikan tampil dalam laga FIFA Match Day bertajuk Garuda Championship Series 2025. Skuad Merah Putih dijadwalkan menjamu Kuwait (5 September) dan Lebanon (8 September) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Dalam daftar tersebut, 11 pemain berasal dari Super League, dengan Dewa United menjadi penyumbang terbanyak. Tiga nama andalan Tangsel Warriors, Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, dan Stefano Lilipaly masuk ke dalam rencana Kluivert. Trio ini dipandang sebagai kombinasi pengalaman dan kreativitas yang mampu memberi warna di lini tengah maupun lini depan Garuda.
Baca juga: Hangatnya Diplomasi di Istana Merdeka: Prabowo dan Lula Rayakan Persahabatan Indonesia–Brasil
Selain Dewa United, juara bertahan Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Malut United sama-sama menyumbang dua pemain. Dari Persib, ada gelandang naturalisasi Marc Klok yang kembali dipanggil setelah sempat absen sejak Maret 2024, serta gelandang muda Beckham Putra yang tampil konsisten di liga.
Persija mengirimkan dua bek tangguh: kapten timnas Jordi Amat dan Rizky Ridho. Sementara itu, Malut United menghadirkan duet kembar Sayuri – Yance dan Yakob – yang selama ini dikenal piawai mengisi sektor sayap.
Dua slot tersisa diwakili oleh kiper andalan: Nadeo Argawinata (Borneo FC) dan Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya), yang kemungkinan besar bersaing ketat memperebutkan posisi utama di bawah mistar.
Dari 11 pemain Super League, nama Marc Klok menjadi sorotan. Gelandang Persib ini kembali masuk skuad setelah cukup lama tersisih dari tim nasional. Di era Shin Tae-yong, Klok sempat menjadi motor permainan pada periode 2022–2023. Namun sejak awal 2024, menit bermainnya bersama Garuda menurun drastis.
Bagi Klok, panggilan ini bisa menjadi momentum untuk membukukan caps ke-20 bersama timnas. "Kehadiran Klok menambah opsi di lini tengah, terutama dengan pengalamannya mengatur tempo permainan," ujar Kluivert dalam konferensi pers pengumuman skuad.
Selain 11 pemain lokal, 15 pemain diaspora turut dipanggil dari berbagai kompetisi Eropa hingga Asia. Dari Italia, ada bek tangguh Jay Idzes (Sassuolo) dan kiper Emil Audero (Cremonese). Jerman menyumbang nama Kevin Diks yang kini memperkuat Borussia Mönchengladbach.
Menariknya, ada satu pemain yang saat ini berstatus tanpa klub, yakni Thom Haye. Gelandang 30 tahun itu terakhir kali tercatat membela Almere City di Eredivisie Belanda, dan tetap masuk dalam rencana Kluivert meski sedang mencari tim baru.
Dua laga ini bukan sekadar uji coba, melainkan bagian dari persiapan menuju agenda besar timnas pada tahun 2025. Kuwait, yang kini menempati peringkat 138 FIFA, akan menjadi lawan pertama pada 5 September. Tiga hari berselang, giliran Lebanon (peringkat 112 FIFA) yang menantang Garuda di stadion yang sama.
Kedua pertandingan dijadwalkan kickoff pukul 20.30 WIB dan diperkirakan akan dipadati ribuan suporter. Antusiasme publik Surabaya kembali diuji setelah sukses menjadi tuan rumah sejumlah laga internasional tahun sebelumnya.
Daftar 11 Pemain Super League:
- Nadeo Argawinata – Borneo FC
- Ernando Ari Sutaryadi – Persebaya Surabaya
- Jordi Amat – Persija Jakarta
- Rizky Ridho – Persija Jakarta
- Marc Klok – Persib Bandung
- Beckham Putra – Persib Bandung
- Ricky Kambuaya – Dewa United
- Egy Maulana Vikri – Dewa United
- Stefano Lilipaly – Dewa United
- Yance Sayuri – Malut United
- Yakob Sayuri – Malut United
Dengan komposisi ini, publik sepak bola Tanah Air menanti bagaimana racikan pertama Patrick Kluivert di tahun 2025. Apakah kombinasi pemain diaspora dan Super League mampu mengantarkan Garuda meraih kemenangan di Surabaya? (red)
Editor : Redaksi