Persib Masih Mencari Irama di Super League, Empat Pemain Jadi Andalan Tak Tergantikan

harianmerahputih.id
Dua bek tengah PERSIB, Patricio Matricardi dan Julio Cesar merayakan gol ke gawang PSIM Yogyakarta pada pertandingan pekan ketiga Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu, 24 Agustus 2025. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

MERAHPUTIH I BANDUNG – Perjalanan Persib di Super League 2025/26 baru saja menapaki tiga laga, namun catatan awal ini sudah cukup menggambarkan arah permainan Pangeran Biru. Dari tiga pertandingan, Persib mengemas empat poin, hasil dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan sekali menelan kekalahan. Catatan ini membuat publik Bandung masih menunggu kepastian, apakah musim ini skuad asuhan tim pelatih bisa tampil lebih konsisten dibanding musim lalu.

Menariknya, ada empat nama yang menjadi sosok kunci di balik langkah awal Persib. Mereka adalah kiper utama Teja Paku Alam, dua bek tangguh asal Argentina, Julio Cesar dan Patricio Matricardi, serta palang pintu naturalisasi Frans Putros. Keempat pemain ini tercatat belum sekalipun meninggalkan lapangan selama 90 menit penuh. Dari lini belakang hingga terakhir, mereka menjadi tulang punggung yang selalu diandalkan.

Baca juga: Persebaya Gaspol ke Lampung, Uston Pastikan Skuad Tetap Bugar Meski Jadwal Melelahkan

“Soliditas mereka memberi rasa aman bagi tim, meski hasilnya belum maksimal,” ungkap seorang pengamat sepak bola Bandung yang hadir di laga terakhir kontra PSIM Yogyakarta.

Di lini tengah, peran Marc Klok sebagai kapten belum sepenuhnya berjalan mulus. Meski selalu turun sejak menit awal, Klok tercatat tidak pernah tampil penuh di dua laga, yaitu saat menghadapi Semen Padang dan Persijap Jepara. Rotasi ini bisa jadi strategi pelatih untuk menjaga kebugaran sang gelandang, namun di sisi lain, publik menilai belum melihat kepemimpinan penuh Klok di lapangan selama 90 menit.

Dua gelandang asing lainnya, Ulliam Barros dan Luciano Guaycochea, juga bernasib serupa. Ulliam harus ditarik keluar pada laga kontra PSIM Yogyakarta, sementara Lucho digantikan pada duel melawan Semen Padang. Rotasi lini tengah ini menandakan pelatih masih terus meraba komposisi terbaik.

Di balik persaingan ketat skuad utama, ada nama-nama yang hingga pekan ketiga belum sekalipun mencicipi atmosfer pertandingan. Adam Przbek menjadi salah satunya, absen akibat cedera yang dialaminya. Nasib serupa juga dialami Zulkifli Lukmansyah yang harus menepi karena cedera.

Baca juga: PERSIB Langsung Terbang ke Surabaya, Siapkan Diri Hadapi Madura United di Tengah Padatnya Jadwal

Selain itu, pemain berpengalaman seperti Achmad Jufriyanto, Zalnando, Al Hamra Hehanussa, dan Alfeandra Dewangga juga belum mendapatkan kesempatan turun. Kondisi ini membuat banyak bobotoh bertanya-tanya, apakah mereka memang belum sesuai skema pelatih atau masih menunggu momentum yang tepat.

Tak ketinggalan, ada sederet nama muda yang masih sabar menunggu panggilan: Athaya Zahran, Muhammad Rhaka, Kevin Islami, Fitrah Maulana, dan Nazriel Syahdan. Kehadiran mereka dalam daftar skuad lebih banyak untuk memberikan pengalaman, meski kesempatan menit bermain bisa saja datang kapan saja, terutama bila jadwal pertandingan semakin padat.

Dengan catatan empat poin dari tiga laga, bobotoh masih menaruh harapan besar pada kebangkitan Persib. Apalagi, Super League musim ini dianggap lebih kompetitif dengan kehadiran tim-tim baru yang tampil mengejutkan.

Baca juga: Lion City Sailors Kalahkan Persib 3-2, Perebutan Tiket 16 Besar Grup G Memanas

Persib sendiri masih harus membenahi konsistensi, terutama dalam menjaga ritme permainan di lini tengah. Keandalan empat pemain yang selalu tampil penuh memang jadi pondasi, namun keberhasilan musim ini tidak bisa hanya bergantung pada segelintir nama.

“Kalau mau juara, Persib butuh kedalaman skuad yang bisa diandalkan. Rotasi harus berjalan tanpa mengurangi kualitas permainan,” ujar salah satu bobotoh.

Kini, perjalanan masih panjang. Persib dituntut segera menemukan irama permainan terbaik mereka sebelum kompetisi berjalan semakin ketat. Pertanyaannya, apakah Pangeran Biru mampu bangkit dan menjawab ekspektasi bobotoh? (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru