MERAHPUTIH I SURABAYA – Dampak kerusuhan yang meletus dalam aksi unjuk rasa beberapa hari lalu tidak hanya menyisakan kerugian pada fasilitas umum, tetapi juga pada infrastruktur lalu lintas. Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur kini tengah melakukan inventarisasi kerusakan rambu-rambu dan perangkat pengatur lalu lintas yang ikut menjadi sasaran.
Kepala Dishub Jatim, Nyono, menegaskan bahwa perbaikan rambu lalu lintas tidak bisa ditunda. Menurutnya, fasilitas tersebut menyangkut keselamatan jiwa masyarakat di jalan raya. "Karena urgensi rambu-rambu lalu lintas ini kan terkait keselamatan jiwa masyarakat, maka harus dianggarkan tahun ini perbaikannya," tegasnya saat ditemui usai Apel dan doa bersama di Mapolda Jatim, Selasa (2/9).
Baca juga: Tarif Murah, Fasilitas Nyaman: Trans Jatim Gajayana Jadi Idola Baru Malang Raya
Nyono menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih menghitung secara detail berapa jumlah fasilitas lalu lintas yang rusak di berbagai titik akibat kerusuhan. Salah satu yang paling terdampak adalah kawasan sekitar Gedung Negara Grahadi, yang menjadi pusat aksi massa.
"Untuk di Grahadi memang tidak banyak, hanya sekitar 20 unit water barrier yang dibakar massa. Selain itu ada portable warning light dan beberapa penerangan jalan umum (PJU) yang rusak," jelasnya.
Baca juga: Jatim Kirim Bantuan Rp5 Miliar untuk Sumatera, Khofifah: Ini Amanah dari Warga Kami
Dishub menargetkan perbaikan segera dilakukan begitu proses pemetaan selesai. Skema yang disiapkan, kata Nyono, adalah melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2025 agar penggantian rambu-rambu dan perangkat lalu lintas yang rusak dapat dipercepat.
Di sisi lain, Dishub juga mengingatkan para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi rambu lalu lintas yang masih banyak rusak atau hilang. "Kami imbau pengendara untuk tidak terburu-buru, kurangi kecepatan, tahan emosi saat berkendara. Yang pasti akan segera kita ganti, kalau tidak tentu akan membahayakan pengguna jalan," ujarnya.
Baca juga: Kendal Kian Berlari: Gelaran Fun Run Picu Ekonomi, Gairahkan Wisata, dan Tanamkan Budaya Sehat
Kerusakan fasilitas publik pasca-kerusuhan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dishub Jatim berkomitmen memulihkan fungsi infrastruktur lalu lintas agar keamanan dan kenyamanan pengguna jalan kembali terjamin.(dpr)
Editor : Redaksi