Haornas 2025, Khofifah Rayakan Bersama Atlet Paralimpik Jatim

harianmerahputih.id
Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XLII Tahun 2025 dimerayakan lewat tasyakuran bersama para atlet Paralimpik di Kantor NPCI Jatim, Kota Mojokerto, Kamis (11/9).

MERAHPUTIH I MOJOKERTO – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XLII Tahun 2025 di Jawa Timur digelar dengan nuansa berbeda. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memilih merayakannya lewat tasyakuran bersama para atlet Paralimpik di Kantor NPCI Jatim, Kota Mojokerto, Kamis (11/9).

Dalam acara tersebut, Khofifah melakukan pemotongan tumpeng sekaligus menyerahkan berbagai bantuan. Di antaranya, peralatan sekolah untuk 15 atlet pelajar, bantuan alat penunjang olahraga senilai Rp150 juta, serta tali asih dan modal usaha bagi lima atlet difabel berprestasi.

Baca juga: Jatim Borong Dua Penghargaan Kesehatan Nasional, Bukti Komitmen Jaga Sanitasi dan Lingkungan Sehat

“Sejak periode pertama, kami membangun kesetaraan reward. Atlet Paralimpik dan PON dengan level serta cabor yang sama mendapat penghargaan setara,” tegas Khofifah.

Ia menambahkan, dukungan Pemprov Jatim bersama Pemkab/Pemkot akan terus dimaksimalkan agar pembinaan atlet difabel semakin berkembang.

Baca juga: Jatim Mantapkan Dukungan untuk Swasembada Susu dan Gula, Khofifah: Siap di Garis Terdepan

Capaian prestasi Jatim di ajang Papernas 2024 cukup membanggakan, dengan torehan 21 emas, 20 perak, dan 11 perunggu. Sementara di Peparpenas 2023, atlet pelajar Jatim berhasil meraih 10 emas, 11 perak, dan 6 perunggu.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turut menegaskan komitmen Pemkot dalam mendukung peningkatan kualitas atlet. “Semoga para atlet paralimpik ini bisa menjadi inspirasi pemuda Jatim untuk bermimpi melampaui batas,” ujarnya.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Ketua NPCI Jatim, Imam Kuncoro, mengapresiasi perhatian Khofifah. Ia menyebut kesetaraan reward sejak 2022 sebagai tonggak baru penghormatan terhadap atlet difabel. “Ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti Jatim pelopor kesetaraan,” katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan para atlet, termasuk Yuliana Marinakei (judo) dan Olivia (renang), yang berharap perhatian terhadap penyandang disabilitas terus berlanjut, tidak hanya berupa bantuan materi, tetapi juga fasilitas pendukung prestasi.(red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru