Saddil Ramdani Bungkam Lion City, Namun Tetap Rendah Hati

harianmerahputih.id
Saddil Ramdani

MERAHPUTIH I BANDUNG,– Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kembali menjadi saksi semangat juang PERSIB di level Asia. Pada matchday pertama AFC Champions League Two (ACL Two) Grup G, Kamis (18/9), Pangeran Biru sukses menekuk tamunya Lion City Sailors dengan skor tipis 1-0. Sosok yang jadi pembeda di laga tersebut adalah penyerang lincah bernomor punggung 67, Saddil Ramdani.

Gol tunggal Saddil menjadi penentu kemenangan perdana PERSIB dalam kiprah mereka di kompetisi kasta kedua Asia ini. Namun, alih-alih larut dalam euforia dan membanggakan diri, Saddil justru memilih meredam sorotan publik.

Baca juga: PERSIB Langsung Terbang ke Surabaya, Siapkan Diri Hadapi Madura United di Tengah Padatnya Jadwal

“Saya masih merasa banyak kekurangan. Karena kita ini sebuah tim, jadi siapapun yang mencetak gol itu tidak penting. Kita semua sama,” tutur Saddil dengan nada tenang usai laga.

Pernyataan sederhana itu mencerminkan sikap dewasa seorang Saddil. Ia enggan menganggap dirinya sebagai pahlawan tunggal, meski jelas kontribusinya membawa tiga poin perdana bagi Maung Bandung.

Pertandingan kontra Lion City Sailors berlangsung sengit sejak menit awal. PERSIB tampil agresif di hadapan ribuan bobotoh yang memadati tribun GBLA. Namun, kokohnya pertahanan tim tamu membuat sejumlah peluang gagal berbuah gol. Hingga akhirnya, Saddil memecah kebuntuan lewat sebuah aksi ciamik yang tak mampu diantisipasi kiper lawan.

Sorak-sorai membahana, nama Saddil dielu-elukan. Tapi di balik kegembiraan itu, sang penyerang justru mengingatkan bahwa sepak bola bukan tentang siapa yang mencetak gol, melainkan bagaimana seluruh elemen tim bekerja sama.

“Yang terpenting adalah bagaimana caranya kita harus punya mindset agar tim ini semakin baik dan mendapatkan hasil yang diinginkan dalam setiap pertandingan. Itu yang lebih penting,” tegas pemain asal Sulawesi Tenggara itu.

Baca juga: Lion City Sailors Kalahkan Persib 3-2, Perebutan Tiket 16 Besar Grup G Memanas

Sikap rendah hati Saddil sejalan dengan filosofi permainan PERSIB musim ini, yang mengedepankan kerja kolektif. Pelatih dan manajemen pun berkali-kali menekankan pentingnya kekompakan dalam mengarungi ketatnya jadwal domestik maupun Asia.

Bagi Saddil, gol yang ia cetak bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang PERSIB di ACL Two. Tantangan berikutnya tentu lebih berat, apalagi tim-tim kuat lain di Grup G sudah mengintai.

Namun, dengan modal kemenangan pertama ini, Pangeran Biru setidaknya punya bekal positif untuk melangkah lebih jauh. Dan jika seluruh pemain mampu menjaga semangat kebersamaan seperti yang digaungkan Saddil, bukan mustahil PERSIB bisa mencetak sejarah baru di level Asia.(red) 

Baca juga: PERSIB Tahan Gempuran Lion City Sailors, Babak Pertama Berakhir 1-1

 

 

 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru