MERAHPUTIH I PADANG – Gerak cepat dilakukan manajemen Semen Padang FC. Hanya dua hari setelah berpisah dengan Eduardo Almeida, klub berjuluk Kabau Sirah resmi mengumumkan Dejan Antonic sebagai pelatih kepala baru, Jumat (10/10) siang.
CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, menegaskan penunjukan Dejan bukan keputusan instan. “Kami menyambut Coach Dejan Antonic ke keluarga besar Semen Padang FC. Dia punya pengalaman panjang di sepak bola Indonesia dan Asia. Kami percaya, dengan kepemimpinannya, tim ini bisa bangkit dan kembali ke jalur positif,” ujarnya.
Baca juga: Persebaya Pecat Eduardo Perez, Gejolak di GBT Berbuah Keputusan Besar
Nama Dejan Antonic bukan sosok baru bagi publik sepak bola nasional. Pelatih kelahiran Belgrade, Yugoslavia, itu pernah menangani Persib Bandung (2016), Borneo FC, Madura United, PSS Sleman, hingga Barito Putera. Bahkan, ia sempat mencicipi atmosfer sepak bola Asia Timur bersama South China dan Hong Kong Rangers FC, sebelum terakhir berkarier di Tiongkok bersama Jinan XingZhou dan Foshan Nanshi.
Kini, di usia 54 tahun, Dejan kembali ke Tanah Air dengan tantangan besar: mengangkat performa Semen Padang FC di tengah ketatnya kompetisi Super League 2025/26.
Baca juga: Thom Haye Puji Kekompakan Tim Usai PERSIB Tundukkan Dewa United
Dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan humanis dan filosofi menyerang, Dejan pernah menyabet gelar Pelatih Terbaik Liga Indonesia 2011–2012 usai mengantarkan Arema Indonesia menembus perempat final AFC Cup 2012.
Manajemen berharap rekam jejak tersebut bisa menjadi energi baru bagi tim kebanggaan Ranah Minang. “Kami memberi kepercayaan penuh kepada Coach Dejan dan tim pelatih. Harapan kami, semoga kerja keras ini berbuah hasil positif bagi Semen Padang FC,” tambah Win Bernadino.
Baca juga: Persebaya Gagal Maksimalkan Keunggulan Pemain, Arema Pulang dengan Satu Poin dari GBT
Dejan dijadwalkan memimpin latihan perdana tim dalam beberapa hari ke depan sebagai persiapan menghadapi laga penting melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 20 Oktober mendatang.
Kehadirannya diharapkan mampu menyalakan kembali semangat Kabau Sirah untuk berlari kencang di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. (red)
Editor : Redaksi