Dorong Koperasi Naik Kelas, Diskop UKM Jatim Fasilitasi Javeast Coffee Tembus Panggung Nasional

harianmerahputih.id
Koperasi Produsen Kopi Javeast Coffee saat berpartisipasi dalam Café & Brasserie Expo Indonesia 2025 di Jakarta, 10–12 Oktober 2025.

MERAHPUTIH I SURABAYA – Langkah nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperluas pasar bagi pelaku koperasi kembali terlihat melalui keikutsertaan Koperasi Produsen Kopi Javeast Coffee dalam ajang Café & Brasserie Expo Indonesia 2025 yang digelar di Jakarta, 10–12 Oktober 2025. Partisipasi tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan difasilitasi langsung oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari program strategis penguatan akses pasar bagi koperasi dan UMKM.

Kepala Diskop UKM Jatim, Endy Alim Abdi Nusa, menegaskan bahwa keikutsertaan Javeast Coffee di pameran nasional ini bukan sekadar tampil, tetapi juga menjadi bukti konkret bahwa pemerintah hadir dalam seluruh rantai pengembangan usaha koperasi.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

“Kami tidak hanya fokus membina di sektor produksi atau di hulu, tetapi juga membuka jalan di hilir. Pameran ini adalah panggung besar bagi pelaku koperasi agar dapat memperluas jaringan, memperkenalkan produk unggulannya, dan menjalin kerja sama bisnis strategis,” ujarnya di Surabaya, Senin (13/10).

Menurut Endy, Javeast Coffee merupakan representasi kualitas kopi terbaik dari tanah Jawa Timur

hasil kerja keras para petani kopi yang menjadi anggota koperasi. Dukungan pemerintah kali ini meliputi pembiayaan penuh stan pameran, pendampingan penguatan branding, hingga fasilitasi business matching dengan calon pembeli potensial, mulai dari pemilik kafe, pelaku industri perhotelan, hingga distributor besar.

“Ini adalah bentuk afirmasi bahwa koperasi juga bisa bersaing di tingkat nasional. Kami ingin Javeast Coffee menjadi contoh bagi koperasi lain di Jatim bahwa dengan pengelolaan profesional dan dukungan sinergis, mereka bisa menembus pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Kehadiran Javeast Coffee di ajang bergengsi tersebut diharapkan dapat menghasilkan kontrak dagang strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan anggota koperasi. Sebagian besar anggota merupakan petani kopi yang menggantungkan hidup dari hasil panen mereka di lereng pegunungan Jatim, seperti di Bondowoso, Malang, dan Banyuwangi.

Bagi para petani, kesempatan ini bukan hanya soal transaksi, tetapi tentang pengakuan atas jerih payah mereka dalam menjaga mutu kopi lokal agar mampu bersaing dengan brand internasional.

“Setiap cangkir Javeast Coffee yang diseduh di stan pameran tidak sekadar minuman, tetapi juga simbol harapan para petani untuk masa depan yang lebih baik bagi keluarga dan anak-anak mereka,” ungkap Endy dengan nada optimistis.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Tak hanya mengenalkan cita rasa khas kopi Jatim yang berkarakter kuat dan aromatik, Javeast Coffee juga memperkenalkan konsep keberlanjutan dalam produksinya. Koperasi ini konsisten mengedepankan praktik ramah lingkungan dan pemberdayaan komunitas petani, sejalan dengan semangat “kopi adil dan berkelanjutan” yang kini menjadi tren global.

Melalui dukungan pemerintah daerah, Diskop UKM Jatim berharap ajang seperti Café & Brasserie Expo tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi menjadi gerbang promosi efektif bagi produk-produk unggulan koperasi di Jawa Timur.(red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru