Jawa Timur Kokoh di Puncak: Raih Juara Umum Jujitsu di PON Bela Diri 2025 Kudus

harianmerahputih.id
Wakil Ketua KONI Jatim, Irmantara Subagja (tengah) bersama jajaran dan tim Jujitsu Jatim yang menjadi juara umum di PON Bela Diri 2025

MERAHPUTIH I KUDUS — Dominasi Jawa Timur di cabang olahraga Jujitsu belum tergoyahkan. Pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kudus, kontingen Jatim kembali menorehkan tinta emas dengan menyabet lima medali emas, dua perak, dan satu perunggu, sekaligus memastikan diri sebagai juara umum.

Capaian ini melanjutkan tradisi kejayaan Jatim di arena bela diri nasional. Ketua Pengurus Besar Ju-jitsu Indonesia (PBJI) Jawa Timur, Eko Surcahyo, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya atas performa gemilang para atlet binaannya.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada KONI Jawa Timur yang terus memberikan dukungan penuh. Hasil ini adalah buah dari pembinaan berkelanjutan dan semangat pantang menyerah atlet-atlet kami. Jawa Timur punya tradisi juara, dan hari ini kami berhasil menjaganya,” ujar Eko. 

Eko menegaskan, gelar juara umum yang diraih kali ini menjadi yang keempat berturut-turut bagi Jawa Timur di setiap event nasional. Ia berjanji pembinaan atlet akan terus ditingkatkan, baik dari sisi teknik maupun mental, agar ke depan prestasi Jatim kian solid dan berkelas internasional.

Di bawah Jawa Timur, Jawa Barat menempati posisi runner-up dengan torehan empat emas, tiga perak, dan empat perunggu. Sementara DKI Jakarta harus puas di peringkat ketiga dengan raihan empat emas, satu perak, dan dua perunggu.

Ketua KONI Jawa Timur, M. Nabil, turut memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet Jujitsu yang telah memenuhi bahkan melampaui ekspektasi.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

“Kami memang menargetkan tiga cabang olahraga sebagai lumbung emas, yakni Wushu, Jujitsu, dan Karate. Untuk Jujitsu, target kami adalah seluruhnya masuk final dan meraih emas dan mereka berhasil membuktikannya,” tegas Nabil.

Dengan hasil ini, Jatim kembali meneguhkan posisinya sebagai provinsi dengan sistem pembinaan atlet bela diri terbaik di Indonesia. Prestasi di Kudus bukan hanya kemenangan, tapi juga penegasan bahwa semangat juang dan disiplin atlet Jawa Timur masih menjadi tolok ukur bagi daerah lain.(red) 

 

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

 

 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru