Khofifah Apresiasi Disertasi Kapolda Jabar Soal Polisi di Daerah Konflik

harianmerahputih.id

MERHPUTIH I SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan di Ruang Adi Sukadana, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR), Senin (3/11).

Dalam sidang tersebut, Rudi Setiawan memaparkan disertasinya berjudul “Cerita dari Mesuji: Studi Fenomenologi Tentang Menjadi Polisi di Daerah Konflik.” Dari total 10 penguji, Rudi dinyatakan lulus dengan predikat “Sangat Memuaskan.”

Baca juga: Jatim Mantapkan Dukungan untuk Swasembada Susu dan Gula, Khofifah: Siap di Garis Terdepan

Gubernur Khofifah memberikan apresiasi atas riset tersebut yang dinilainya membuka perspektif baru tentang peran polisi di tengah masyarakat. Menurutnya, pendekatan sosial dan kemanusiaan perlu menjadi bagian penting dalam penegakan hukum.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

“Apa yang disampaikan promovendus benar sekali. Di era Gus Dur, wilayah Mesuji kerap menjadi perhatian karena konflik lahan. Aparat dan masyarakat di lapangan sering kali mencari solusi sendiri,” kenang Khofifah.

Ia menilai disertasi tersebut berhasil menggambarkan kompleksitas peran polisi di daerah rawan konflik, bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga membangun kepercayaan sosial dan memulihkan rasa aman warga.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

“Polisi di daerah konflik dituntut tak sekadar tegas, tapi juga manusiawi. Gagasan bahwa polisi adalah agen pemulihan sosial sangat relevan,” tegas Khofifah.(tor)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru