Khofifah Gelar Pasar Murah ke-180 di Beji-Pasuruan, Harga Pangan Dibikin Ramah Warga

harianmerahputih.id
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membagikan telur kepada anak anak dan ibu hamil saat pasar murah di Beji-Pasuruan, Sabtu (22/11)

MERAHPUTIH I PASURUAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali turun langsung ke tengah masyarakat untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga, sekaligus memperkuat daya beli warga. Sabtu (22/11), giliran warga Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, menjadi tuan rumah gelaran Pasar Murah ke-180.

Sejak pagi, halaman kantor kecamatan telah dipadati warga yang ingin mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kehadiran orang nomor satu di Jawa Timur itu menjadi pusat perhatian. Khofifah menyempatkan meninjau para pedagang, berbincang dengan pengunjung, hingga menyerahkan bantuan beras bagi lansia serta telur untuk anak-anak dan ibu hamil.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

“Untuk anak-anak dan ibu hamil, tentu harapannya ini bisa sejalan dengan pengendalian potensi stunting,” ujar Khofifah saat menyapa warga. 

Antusiasme masyarakat Beji semakin menegaskan bahwa program pasar murah memiliki dampak nyata dalam meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Agar distribusi manfaat lebih merata, Khofifah menekankan pentingnya pemilihan lokasi yang tidak terlalu dekat dengan pasar tradisional.

“Tujuannya jelas, agar jangkauan pasar murah lebih luas dan langsung menyentuh masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya memberi subsidi harga pangan, pasar murah juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memperluas pasar. Khofifah mengapresiasi kehadiran pelaku usaha setempat.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

“Di sini ternyata ada asosiasi UKM berbasis kecamatan. Ini bagus sekali,” ucapnya.

Dalam gelaran kali ini, berbagai kebutuhan pokok dipatok dengan harga miring. Telur ayam dijual Rp22 ribu per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang berkisar Rp28 ribu–Rp30 ribu. Beras SPHP dibanderol Rp55 ribu per lima kilogram, sementara harga pasarnya masih di kisaran Rp60 ribu–Rp62 ribu.

Produk gula dari ID Food pun turut mendapatkan potongan, dijual hanya Rp14 ribu per kilogram dari harga normal Rp17.800. Komoditas lain seperti minyak goreng Minyak Kita Premium dipasarkan Rp13 ribu per liter, lebih murah dari harga pasar Rp16.800. Bahkan ayam potong dihargai Rp33 ribu per kilogram, diskon besar dari harga pasar Rp38 ribu–Rp40 ribu.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Khofifah memastikan, Pemprov Jatim akan terus turun langsung ke lapangan untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata,” pungkasnya. (dpr) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru