Persebaya Pulang dengan Satu Poin dari Markas PSM, Laga Sengit Berakhir Tanpa Pemenang

harianmerahputih.id
Francisco Rivera saat mencoba mengalirkan bola ke lini serang. (Persebaya)

MERAHPUTIH I MAKASSAR — Persebaya Surabaya berhasil membawa pulang satu poin berharga dari lawatan ke Stadion Gelora B.J. Habibie setelah menahan imbang tuan rumah PSM Makassar dengan skor 1-1. Pertarungan dua tim sarat sejarah ini berlangsung panas sejak menit pertama, menghadirkan duel intens yang membuat ribuan suporter Juku Eja harus menahan napas sepanjang laga.

Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya tampil tanpa rasa gentar di tengah gemuruh pendukung PSM. Meski begitu, lima menit pertama berjalan tanpa peluang berarti bagi kedua kubu. Namun ketenangan tersebut tak berlangsung lama.

Baca juga: PERSIB Tunjukkan Mental Baja, Marc Klok: “Kami Tahu Bisa Comeback”

Pada menit ke-8, stadion bergemuruh ketika Savio Roberto membuka keunggulan tuan rumah. Memanfaatkan umpan cutback matang dari Victor Luiz, Savio menyambut bola dengan backheel cantik yang tak mampu dihentikan kiper Ernando Ari. PSM unggul 1-0.

Gol cepat itu tak membuat Persebaya runtuh. Hanya tiga menit berselang, tepatnya menit ke-11, Green Force membalas. Francisco Rivera melihat ruang kosong di sisi kiri dan mengirim umpan terukur kepada Bruno Moreira. Tanpa kawalan berarti, Bruno menuntaskan peluang dengan dingin untuk menaklukkan Hilman Syah. Skor berubah menjadi 1-1.

Tensi laga kian meningkat. Pada menit ke-26, Persebaya hampir membalikkan keadaan. Rivera kembali menjadi arsitek serangan dengan umpan terobosannya kepada Gali Freitas. Berhadapan langsung dengan Hilman Syah, sepakan Gali masih mampu diblok.

PSM bukan tanpa ancaman. Menit ke-34, Alex de Aguiar nyaris membawa Juku Eja kembali unggul lewat tendangan salto spektakuler memanfaatkan bola liar. Ernando tampil gemilang dengan refleks cepatnya untuk menepis peluang tersebut.

Babak pertama ditutup tanpa tambahan gol meski kedua tim sama-sama memainkan tempo cepat dan agresif.

Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih berani. Tekanan demi tekanan dilancarkan, tetapi kekokohan lini pertahanan PSM yang dikomandoi Yuran Fernandes memaksa Bajol Ijo mencari cara lain untuk menembus rapatnya barisan belakang tuan rumah.

Baca juga: Persebaya Angkat Tantangan di Parepare, Uston Nawawi Ingin Ulang Momen Manis di Markas PSM

Pada menit ke-56, sepakan jarak jauh Dejan Tumbas meluncur deras namun masih meleset tipis. Gali Freitas mencoba peruntungan pada menit ke-68 lewat tendangan keras ke tiang dekat, tapi bola kembali melebar.

PSM membalas dua menit setelahnya. Tembakan keras Gledson Paixao dari luar kotak penalti membuat ancaman serius, namun lagi-lagi Ernando tampil sebagai tembok terakhir yang tangguh dengan tepisan penting.

Peluang emas lain hadir untuk Persebaya pada menit ke-75. Kemelut setelah tendangan sudut Gali membuat bola jatuh di kaki Milos Raickovic, tetapi sepakannya masih membentur pemain belakang PSM.

Untuk menambah intensitas serangan, caretaker Uston Nawawi memasukkan Malik Risaldi dan Randy May. Namun ketatnya pertandingan membuat kedua tim sulit memecah kebuntuan.

Baca juga: PERSIB Balas Dendam dengan Gagah: Tundukkan Borneo FC 3-1 dalam Laga Tunda Super League

Drama sempat tercipta di masa tambahan waktu. Tendangan bebas Aloisio Soares pada menit 90+2 mengarah langsung ke gawang Persebaya dan sempat membentur mistar sebelum keluar, membuat pendukung tuan rumah kembali terhenyak.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 1-1. Persebaya pun pulang dengan satu poin penting, sementara posisi mereka tertahan di peringkat sembilan klasemen sementara dengan koleksi 13 poin.

Laga ini menegaskan satu hal: Persebaya dan PSM masih menjadi dua kekuatan yang tak pernah gagal menghadirkan pertarungan penuh gengsi di Liga 1.(red)
 
 
 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru