Pramuka Jatim Salurkan Rp605 Juta Dana Bumbung Kemanusiaan untuk Sumatra dan Aceh

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SIDOARJO - Gerakan Pramuka kembali menegaskan perannya sebagai kekuatan sosial yang hadir di saat bangsa menghadapi ujian. Kali ini, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur menyalurkan Dana Bumbung Kemanusiaan Pramuka Jawa Timur kepada tiga wilayah yang tengah terdampak bencana, yakni Kwarda Sumatra Utara, Kwarda Sumatra Barat, dan Kwarda Aceh.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi wujud konkret kepedulian dan solidaritas Pramuka Jawa Timur terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah berjuang bangkit dari dampak bencana. Langkah ini sekaligus merupakan tindak lanjut atas arahan Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak Khofifah Indar Parawansa, yang menekankan pentingnya kehadiran Pramuka dalam setiap aksi kemanusiaan.

Baca juga: Emil Dardak Buka Musda Pramuka Jatim 2025, Kepemimpinan Arum Sabil Tuai Pujian

Total dana yang disalurkan mencapai Rp605.259.500. Angka tersebut merupakan hasil penggalangan Dana Bumbung Kemanusiaan yang dilakukan secara gotong royong oleh jajaran Gerakan Pramuka di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Dana dihimpun dari partisipasi luas, mulai dari anggota Pramuka, para pembina, alumni, hingga masyarakat umum yang tergerak untuk ikut berbagi dan membantu sesama.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak Arum Sabil, menyampaikan bahwa Dana Bumbung Kemanusiaan bukan sekadar bantuan finansial, melainkan cerminan nilai luhur yang selama ini dipegang teguh oleh Gerakan Pramuka.

“Dana ini adalah amanah dari seluruh Pramuka Jawa Timur. Kami menyalurkannya kepada Kwarda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh sebagai wujud solidaritas dan persaudaraan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan membantu proses pemulihan pascabencana,” ujar Kak Arum.

Ia menegaskan, aksi kemanusiaan tersebut merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, terutama dalam menumbuhkan empati, rasa tanggung jawab sosial, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Baca juga: Khofifah Gandeng Pramuka Jatim Hijaukan Cengkrong

“Pramuka tidak hanya berbicara tentang pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda. Pramuka harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana. Inilah wujud pengabdian kami,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, penyaluran Dana Bumbung Kemanusiaan Pramuka Jawa Timur dilakukan secara sinergis bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur. Kolaborasi tersebut menunjukkan kuatnya kemitraan antara Gerakan Pramuka dan pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan bencana dan pemulihan kemanusiaan.

Menurut Kak Arum, Dana Bumbung Kemanusiaan telah menjadi instrumen penting bagi Kwarda Pramuka Jawa Timur dalam merespons berbagai peristiwa kemanusiaan, baik di tingkat regional maupun nasional. Dengan mekanisme pengelolaan yang transparan dan akuntabel, dana yang terkumpul disalurkan secara tepat sasaran melalui Kwartir Daerah penerima.

Baca juga: HKTI Deklarasikan Jatim Lumbung Ternak, Inovasi Peternakan Jadi Fokus

“Solidaritas antar-Kwartir Daerah menjadi kekuatan besar Gerakan Pramuka. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung pemulihan sosial dan membantu masyarakat kembali bangkit,” ungkapnya.

Lebih jauh, Kwarda Pramuka Jawa Timur juga terus mendorong keterlibatan aktif relawan Pramuka Peduli dalam berbagai tahapan penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat, pendampingan masyarakat, hingga pemulihan pascabencana. Sinergi dengan berbagai unsur kebencanaan dan pemerintah daerah menjadi strategi penting dalam memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi risiko bencana di masa depan.

Melalui penyaluran Dana Bumbung Kemanusiaan ini, Gerakan Pramuka Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir sebagai kekuatan sosial yang berpihak pada nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Sejalan dengan jati diri Pramuka, aksi ini menjadi bukti bahwa semangat “Siap Menolong dan Menolong Sesama” terus hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata.(dpr)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru