MERAHPUTIH I SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya resmi meluncurkan aplikasi belanja digital Si-Boyo sebagai langkah mempercepat digitalisasi ekonomi kerakyatan. Platform yang dikembangkan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) itu diperkenalkan di kawasan Jalan Tunjungan, Minggu (21/12/2025).
Mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Imam Sonhaji menegaskan, Si-Boyo dirancang sebagai transformasi koperasi konvensional menuju ekosistem digital tanpa meninggalkan nilai gotong royong. Aplikasi ini mengintegrasikan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) dengan pelaku UMKM lokal.
Baca juga: Parkir Digital Surabaya 2026, Akademisi Soroti Potensi PAD hingga Rp55 Miliar
“Ini bagian dari upaya membumikan Ekonomi Pancasila. Digital, tetapi tetap berpihak pada warga kecil, UMKM, dan ibu rumah tangga agar mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Pemkot Surabaya juga meminta peran aktif camat untuk mengawal keberlanjutan KKMP dan UMKM di wilayah masing-masing pascapeluncuran aplikasi tersebut.
Kepala Dinkopumdag Surabaya Febrina Kusumawati menyebut Si-Boyo sebagai “lapak baru” yang membuka peluang peningkatan omzet UMKM. Saat ini, tujuh KKMP telah terintegrasi, yakni KKMP Mojo, Kertajaya, Gunung Anyar, Jagir, Sumur Welut, Jajar Tunggal, dan Banyu Urip.
Baca juga: Parkir Nontunai Surabaya Diuji Coba, Siap Berlaku Penuh Februari 2026
“Target kami, seluruh KKMP di 153 kelurahan Surabaya terhubung dalam aplikasi ini,” kata Febrina.
Keunggulan Si-Boyo terletak pada sistem pengantaran yang memberdayakan warga sekitar sebagai kurir, sehingga membuka sumber pendapatan baru di tingkat kelurahan. Untuk menjaga harga tetap kompetitif, Pemkot menggandeng PUD pangan serta produsen langsung, sekaligus memperkuat dukungan permodalan melalui BMT dan Bank Surabaya.
Baca juga: Pedagang Pasar Keputran Selatan Mulai Tempati TPS, Revitalisasi Segera Bergulir
Ketua KKMP Jajar Tunggal Nur Wahyudi menilai Si-Boyo sebagai peluang besar bagi penguatan ekonomi warga. Ia mendorong keterlibatan LPMK, RT/RW, hingga kelompok sosial kemasyarakatan sebagai anggota koperasi agar modal usaha bersama semakin kuat.
Aplikasi Si-Boyo kini sudah dapat diunduh melalui Play Store dan dapat digunakan masyarakat Surabaya setelah melakukan pendaftaran identitas untuk bertransaksi secara daring.
Editor : Redaksi