MERAHPUTIH I BANDUNG - PERSIB Bandung tengah memasuki fase penting dalam perburuan gelar Super League 2025/26. Di tengah ketatnya persaingan papan atas, satu sosok bersiap mengambil peran krusial di bawah mistar gawang. Dia adalah Teja Paku Alam. Penjaga gawang bernomor punggung 14 itu menegaskan tekadnya untuk kembali memberi kontribusi maksimal saat PERSIB menghadapi PSM Makassar pada laga tunda pekan kedelapan, Sabtu (27/12/2025).
Pertandingan tersebut bukan sekadar laga susulan, melainkan duel penentu arah perjalanan Pangeran Biru di paruh musim. Tambahan tiga poin akan menjaga asa PERSIB untuk terus menekan pemuncak klasemen sementara, Borneo FC, yang saat ini hanya unggul tiga angka.
Baca juga: Kondisi Skuad Prima, PERSIB Siap Tatap Duel Kontra PSM
Teja memahami betul arti penting laga ini. Baginya, setiap detail kecil di lapangan bisa menjadi pembeda antara kemenangan dan kegagalan. Fokus dan kerja keras menjadi kunci utama yang ditekankan kiper asal Sumatera Barat tersebut.
“Yang penting kami semua harus tetap fokus dan jangan lengah sedikit pun. Kita harus bekerja keras untuk dapat hasil yang baik nantinya,” ujar Teja dengan nada penuh keyakinan.
Musim ini, Teja tampil sebagai salah satu pilar konsistensi PERSIB. Refleks yang terjaga, ketenangan dalam membaca arah bola, serta kemampuannya memimpin lini belakang membuatnya kembali menjadi pilihan utama di bawah mistar. Bagi Teja, konsistensi bukan sekadar soal teknik, tetapi juga kesiapan mental yang terus diasah dari pertandingan ke pertandingan.
Baca juga: Arema FC Gagal Amankan Kemenangan di Kanjuruhan, Madura United Pulang Bawa Satu Poin
Menariknya, di balik performa solid tersebut, Teja mengakui ada peran besar keluarga yang menjadi sumber kekuatannya. Dukungan moral dari istri dan orang tua disebutnya sebagai energi tambahan yang membuatnya selalu tampil penuh percaya diri saat mengenakan seragam kebanggaan PERSIB.
“Alhamdulillah, keluarga saya sangat berperan besar. Istri dan orang tua selalu memberikan dukungan. Peran mereka sangat penting untuk setiap langkah saya bersama tim,” tuturnya.
Baca juga: Bernardo Tavares Resmi Nahkodai Persebaya, Harapan Baru Bajul Ijo Menatap Kebangkitan
Laga melawan PSM Makassar diprediksi berjalan ketat. Tim berjuluk Juku Eja dikenal memiliki lini serang agresif dan disiplin permainan yang tinggi. Situasi ini menuntut Teja untuk selalu waspada sepanjang pertandingan, sekaligus menjadi benteng terakhir yang menjaga asa PERSIB tetap hidup.
Dengan motivasi pribadi yang kuat, dukungan keluarga, serta ambisi tim untuk menutup paruh musim di posisi terbaik, Teja Paku Alam siap berdiri tegak di bawah mistar. Bagi PERSIB, laga ini bukan hanya tentang mengejar poin, tetapi juga tentang menjaga momentum dan menegaskan status sebagai penantang serius gelar juara Super League 2025/26.(ban)
Editor : Redaksi