MERAHPUTIH I BANDUNG - PERSIB Bandung berada di persimpangan penting musim ini. Laga tunda pekan ke-8 Super League 2025/26 melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (27/12/2025) malam, bukan sekadar soal tiga poin, melainkan tentang menjaga denyut persaingan di jalur juara.
Kick-off pukul 19.00 WIB nanti akan menjadi ujian ketangguhan Maung Bandung di hadapan publik sendiri. Kemenangan menjadi harga mati jika PERSIB ingin terus membayangi Borneo FC yang untuk sementara bercokol di puncak klasemen. Saat ini, PERSIB mengoleksi 31 poin dari 14 pertandingan, tertinggal tiga angka dari Pesut Etam yang telah mengumpulkan 34 poin.
Baca juga: Teja Paku Alam Siap Berdiri Tegak di Laga Krusial, PERSIB Bidik Kemenangan atas PSM
Secara matematis, jarak tersebut masih sangat mungkin dikejar. Namun, setiap kehilangan poin akan mempersempit ruang gerak PERSIB dalam persaingan menuju tangga tertinggi klasemen. Karena itu, laga kontra PSM Makassar ditempatkan sebagai partai krusial di penghujung tahun.
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menyadari betul bobot pertandingan ini. Juru taktik asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa PSM bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata, meski datang sebagai tim tamu.
“Setiap tim yang menghadapi PERSIB selalu bermain lebih dari 100 persen, termasuk PSM. Mereka sekarang punya pelatih baru dan dalam beberapa laga terakhir mendapatkan hasil yang bagus,” ujar Hodak dalam sesi temu media di Stadion GBLA, Jumat (26/12/2025).
Menurut Hodak, perubahan di tubuh tim Juku Eja justru membuat mereka semakin sulit diprediksi. Ditambah lagi, komposisi pemain PSM dinilai memiliki kualitas yang cukup untuk memberi ancaman nyata sepanjang pertandingan.
Baca juga: Dari Padang ke Senayan, Persija Menjawab Luka dengan Tekad Baja
“Mereka punya pemain-pemain bagus. Jadi ini jelas pertandingan yang tidak mudah,” tambahnya.
Meski demikian, Hodak menegaskan PERSIB tidak akan gentar. Persiapan tim dilakukan secara serius, baik dari sisi fisik, taktik, maupun mental pemain. Bermain di kandang sendiri menjadi modal penting, terlebih dukungan Bobotoh dipastikan kembali memenuhi GBLA.
“Bagi kami, pertandingan besok sangat penting. Kami akan bekerja keras untuk mendapatkan hasil positif,” tegas Hodak.
Baca juga: Kondisi Skuad Prima, PERSIB Siap Tatap Duel Kontra PSM
Lebih dari sekadar pertandingan tunda, duel PERSIB kontra PSM menjadi cermin ambisi Maung Bandung musim ini. Konsistensi menjadi kata kunci jika PERSIB ingin tetap berada di jalur perebutan gelar. Satu kemenangan akan menjaga jarak dengan pemuncak klasemen tetap dalam batas aman, sekaligus memberi tekanan psikologis kepada Borneo FC.
Sebaliknya, kegagalan meraih poin penuh bisa menjadi ganjalan serius di tengah ketatnya persaingan papan atas Super League 2025/26. Karena itu, Sabtu malam di GBLA bukan hanya tentang 90 menit permainan, melainkan tentang menjaga asa dan momentum.
Di hadapan ribuan pasang mata pendukung setia, PERSIB membawa satu misi utama: menang, dan terus menempel puncak.(ban)
Editor : Redaksi