Persebaya Diuji Konsistensi Malut United, Bernardo Tavares Ingatkan Bahaya di GBT

harianmerahputih.id
Bernardo Tavares

MERAHPUTIH I SURABAYA – Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya akan menjadi panggung ujian perdana bagi pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, saat tim berjuluk Bajul Ijo menjamu Malut United pada 10 Januari 2026 mendatang. Di hadapan ribuan Bonek dan Bonita, laga ini bukan sekadar pertandingan lanjutan kompetisi, melainkan momentum pembuktian awal sekaligus tantangan serius bagi Persebaya.

Meski Persebaya datang dengan modal positif usai meraih hasil memuaskan dalam dua laga terakhir, Bernardo Tavares menegaskan bahwa timnya tidak boleh terlena. Pasalnya, Malut United dikenal sebagai salah satu kontestan paling konsisten sejauh musim ini berjalan dan baru dua kali menelan kekalahan.

Baca juga: Persija Menantang Atmosfer GBLA, Ujian Mental Macan Kemayoran di Tanah Pasundan

“Persebaya tidak pernah menang melawan Malut United. Musim lalu mereka menang 2-0 saat bermain di kandang, dan kami hanya bermain imbang 0-0 ketika bertandang di lapangan netral,” ujar Tavares, seraya mengingatkan bahwa catatan tersebut menjadi peringatan serius bagi timnya.

Statistik itu kian mempertegas posisi Malut United sebagai lawan yang patut diwaspadai. Selain rekor pertemuan yang berpihak pada tim asal Maluku Utara tersebut, konsistensi permainan mereka sepanjang musim juga menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan oleh Persebaya.

Menurut Tavares, Malut United memiliki komposisi skuad yang solid, memadukan pengalaman pemain senior dengan kualitas pemain lokal yang mumpuni. Kondisi tersebut membuat Malut United kerap tampil stabil dan sulit ditaklukkan oleh lawan-lawannya.

“Malut akan menjadi tim yang sulit. Jika kita analisis, mereka punya pemain-pemain berpengalaman seperti Tyronne del Pino, Yakob Sayuri, dan Yance Sayuri. Mereka juga didukung pemain lokal yang kualitasnya sangat baik. Secara tim, mereka berada dalam kondisi yang bagus,” tegas pelatih asal Portugal itu.

Baca juga: Persib Tertahan di Brawijaya, Gol Telat Persik Buyarkan Kemenangan Maung Bandung

Di sisi lain, Tavares mengakui bahwa Persebaya belum sepenuhnya berada pada kondisi ideal. Sejumlah pemain berpengalaman masih menjalani proses pemulihan, sehingga tim pelatih harus bekerja ekstra dalam menyiapkan skema permainan yang fleksibel.

“Kami belum 100 persen. Masih ada beberapa pemain yang kami pantau kondisinya, apakah bisa pulih tepat waktu atau tidak. Karena itu, kami harus menyiapkan strategi A, B, bahkan C,” ujarnya.

Meski demikian, Tavares memastikan bahwa Persebaya akan berusaha tampil maksimal demi meraih hasil terbaik di hadapan pendukungnya sendiri. Dukungan penuh dari publik GBT diharapkan menjadi energi tambahan bagi Bruno Moreira dan kawan-kawan untuk memutus catatan minor kontra Malut United.

Baca juga: Bernardo Tavares Pulang ke Surabaya, Menghidupkan Kembali Asa dan Atmosfer Bajul Ijo

“Tahun lalu kami tidak pernah menang melawan mereka, jadi ini pasti akan menjadi pertandingan yang sulit. Namun yang terpenting, kami akan memberikan yang terbaik saat menghadapi Malut,” pungkasnya.

Laga ini diprediksi berlangsung ketat, sarat duel fisik dan adu taktik. Bagi Persebaya, kemenangan bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal membangun kepercayaan diri dan menegaskan arah baru tim di bawah kendali Bernardo Tavares. Sementara bagi Malut United, pertandingan di GBT menjadi kesempatan untuk kembali menegaskan status mereka sebagai tim yang tak mudah digoyahkan di papan kompetisi.(bay)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru