Jelang Duel Panas PERSIB vs Persija, Bojan Hodak Tekankan Kontrol Emosi

harianmerahputih.id
pelatih PERSIB Bojan Hodak

MERAHPUTIH I BANDUNG - Atmosfer panas kembali menyelimuti Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Minggu sore, 11 Januari 2026, stadion kebanggaan warga Jawa Barat itu akan menjadi saksi salah satu laga paling bergengsi di pentas sepak bola nasional: duel klasik PERSIB Bandung kontra Persija Jakarta pada pekan ke-17 Super League 2025/26.

Di tengah tensi tinggi yang hampir selalu mengiringi pertemuan dua rival abadi ini, pelatih PERSIB Bojan Hodak memilih pendekatan yang berbeda. Alih-alih membakar semangat berlebihan, juru taktik asal Kroasia itu justru menekankan satu pesan utama kepada anak asuhnya: menjaga emosi dan tetap tenang sepanjang pertandingan.

Baca juga: Tak Ada Ruang Aman! Persebaya Siap Tempur

Menurut Hodak, laga melawan Persija tidak pernah sekadar soal tiga poin. Ada gengsi, sejarah panjang rivalitas, serta tekanan psikologis yang kerap membuat pertandingan berjalan keras dan penuh emosi. Karena itu, ia menilai kontrol mental menjadi faktor krusial untuk menentukan hasil akhir.

“Ini merupakan salah satu derbi terbesar di Asia Tenggara. Saya tidak perlu memotivasi pemain secara berlebihan. Justru tugas saya adalah membuat mereka tetap tenang dan tidak terlalu emosional,” ujar Hodak dalam konferensi pers jelang laga di Stadion GBLA, Sabtu (10/1/2026).

Pertemuan PERSIB dan Persija kali ini juga sarat kepentingan di papan klasemen. Kedua tim mengoleksi poin yang sama dan sama-sama memiliki peluang untuk mengunci status juara paruh musim. Situasi tersebut membuat duel diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal.

Hodak mengakui, secara statistik kedua tim memiliki kekuatan yang saling melengkapi. PERSIB, kata dia, tampil lebih solid di lini pertahanan sepanjang paruh musim pertama. Sementara Persija dinilai lebih tajam dalam urusan mencetak gol.

Baca juga: PERSIB Siap Hentikan Langkah Persija, Lucho Tegaskan Target Tiga Poin di GBLA

“Jika melihat performa sejauh ini, kami lebih baik dari sisi pertahanan. Namun Persija unggul dalam produktivitas gol. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat seimbang,” ucapnya.

Meski demikian, Hodak menegaskan PERSIB memiliki satu keuntungan besar yang tak dimiliki lawan: bermain di kandang sendiri. Dukungan puluhan ribu Bobotoh yang dipastikan memadati GBLA diyakini mampu menjadi energi tambahan bagi para pemain Maung Bandung untuk tampil lebih percaya diri.

“Stadion akan penuh. Bobotoh ada di belakang kami. Dukungan mereka sangat penting untuk menekan lawan dan menjaga semangat tim sepanjang pertandingan,” katanya.

Baca juga: Beckham Putra Siap Tempur di Laga Panas PERSIB vs Persija

Namun, Hodak kembali mengingatkan bahwa dukungan suporter harus diimbangi dengan kedewasaan para pemain di lapangan. Ia tak ingin tekanan dan euforia justru berubah menjadi bumerang akibat emosi yang tak terkendali.

“Kami harus bermain dengan kepala dingin. Jika bisa melakukan itu, saya yakin kami punya peluang besar untuk mendapatkan hasil positif,” pungkas Hodak.

Kick-off pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 15.30 WIB. Selain menentukan pemuncak klasemen paruh musim, laga ini kembali menjadi ujian mental dan kedewasaan dua raksasa sepak bola Indonesia dalam menjaga rivalitas tetap berada di jalur sportivitas.(ban)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru